15 Situ Hilang di Wilayah Jabodetabek

Kepala BBWSCC Bambang Hidayah usai diwawancarai reporter brandanews.co.id di Jakarta, Senin (24/9-2018). Poto wahyu

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi –  Sebanyak 15 Situ dari 208 Situ yang terdapat di Wilayah Jabodetabek hilang, demikian diungkapkan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung –  Cisadane (BBWSCC) Ir Bambang Hidayah kepada reporter  Senin (24/9-2018).

situ Rompong dari luas 10 Hektar menjadi tinggal 2,9 Hektar akibat alih fungsi lahan. foto/doc

Dalam keterangannya itu, Bambang mengatakan, hilangnya 15 Situ tersebut diakibatkan terjadinya alih fungsi lahan karena memang selama ini keberadaan situ – situ yang ada itu tidak terjaga dengan baik, dan salah satunya dikarenakan menyangkut soal status kepemilikan lahan situ – situ yang ada.

“Awalnya, Situ yang hilang itu dirusak dengan merubah fungsinya menjadi lahan pertanian dan lama kelamaan lahan pertanian kembali dirubah fungsinya menjadi areal perumahan, pabrik, gedung pekantoran dan pusat perbelanjaan,” ungkap Bambang.

Salah satu contoh, kata Ia, seperti terhadap Situ Rompong yang terdapat di Wilayang Tanggerang, dari luas Situ yang semulanya mencapai 10 hektar dan sekarang tinggal 2,9 hektar. “Sekitar 7,1 hektar lahan Situ Rompong sudah berubah fungsinya sehingga Situ itu sudah tidak lagi berfungsi sebagai daerah penampung air,” ujarnya.

Sekarang ini, BBWSCC, kata Bambang Hidayah, sedang kembali menata keberadaan Situ yang masih tersisa, dan selanjutnya difungsikan sebagai daerah penampung air untuk mengatasi banjir di musim penghujan yang melanda daerah Jabodetabek. (sal/wyu/fay)

 

Print Friendly, PDF & Email