2 Tersangka Ditahan Polresta Jambi Terkait Pilkada

Dua tersangka, yakni Herman dan Havif yang sekarang ditahan di Polresta Jambi. poto/pono

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi –  Secara terpisah, Jum’at (29/6-2018), tim penyidik Polresta Jambi berhasil menangkap dua pelaku yang diduga melanggar Undang – Undang Nomor 10 Tahun 2016, tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Jambi.

Kedua tersangka yang sekarang ditahan pihak Polresta Jambi, keterangan yang berhasil dihimpun reporter brandanews.co.id, yakni Herman (32) dan Havif 38) di tangkap secara terpisah, seperti Herman di tempatnya bekerja sedangkan Havif di salah satu Warung Soto Betawi di daerah Paal 2, Kecamatan Jambi Timur.

Kanit Serse Polresta Jambi Ipda Pol Imam.poto/pono

Kepala Unit (Kanit) Reskirim Polresta Jambi Ipda Pol Imam dalam keterangannya saat dikonfirmasikan reporter brandanews.co.id mengatakan, pihaknya terus mendalami kasus ini, dan sekarang masih dalam proses penyidikan.

Kedua tersangka, kata Imam, sedangkan menjalani pemeriksaan di tepat terpisah, seperti Herman diperiksa di ruang Tipiter sedangkan Havif di ruang Pidum Polresta Jambi. “Kedua tersangka sedang intensif dilakukan pemeriksaan oleh pihak penyidik,” terangnya.

Selanjutnya, diakhir keterangannya Kanit Reskrim Polresta Jambi Ipda Pol Imam mengatakan, perlu untuk diketahui menyangkut persoalan pelanggaran Pilkada ada tiga unsur yang ikut menanganinya, diantaranya pihak Kepolisian, Kejaksaan dan Panwas dalam Pilkada.

Sementara itu, secara terpisah, Suratno SH,  Ketua Tim Advokasi pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Jambi Nomor Urut I Abdullah Sani – Kemas Alfarizi (SANI – IZI) mengatakan, dengan ditangkapnya dua tersangka oleh pihak Polresta Jambi tentu upaya lain yang harus dikejar pemilik sumber uang yang dibagikan untuk memenangkan Pilkada Kota Jambi.

Setelah Herman dan Havif, kata Suratno, Ia juga sudah mendengar nama lain yang memberikan uang kepada kedua tersangka, seperti E, dan selanjutnya E mendapatkan uang itu dari mana, sekarang inlah yang harus bersama – sama kita bongkar. “Kita terus berupaya bersama pihak kepolisian untuk mencari E yang merupakan otak dari pelaku kejahatan Pilkada Kota Jambi.

Selanjutnya, Suratno menjelaskan, dengan terungkapnya dua pelaku yang sekarang ditahan di Polrsta Jambi, tentu hal ini menjadi salah satubukti dari sekian banyak bukti lain yang sudah dimiliki Tim Advokasi SANI – IZI. “Bukti – bukti ini yang akan dijadikan pihak Tim Advokasi SANI – IZI  terhadap proses hukum Polkada Kota Jambi 2018,” terang Suratno. (sal/wan/pon/wyu)

Print Friendly, PDF & Email