325 Pegawai PDAM Tirta Mayang Tidak Akui Tudingan SPAM – TM

Dirut PDAM Tirta Mayang Jambi Erwin Jaya Zuchri ketika diwawancarai reporter brandanews.co.id. poto/pono

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – 325 orang pagawai di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mayang Jambi, tidak mengakui berbagai tudingan yang dilakukan pihak Serikat Pekerja Air Minum Tirta Mayang (SPAM-TM).

Ini faktanya, demikian dikatakan Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Mayang Erwin Jaya Zuchri kepada reporterbrandanews.co.id di ruang kerjanya, Kamis (12/7-2018).

Erwin Jaya Zuchri, Dirut PDAM Tirta Mayang Jambi. poto/pono

Menurut Erwin, sebanyak 325 pegawainya menandatangani yang intinya tidak mengakui tudingan SPAM – TM yang menyebutkan menyangkut soal keterlambatan pembayaran gaji, tidak adanya gaji ke 13 serta adanya tudingan korupsi yang menyeret pihak Direkri PDAM Tirta Mayang.

“Inilah surat yang ditandatangani ratusan karyawan PDAM Tirta Mayang, dan artinya apa yang dilaporkan SPAM – TM kepada pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi maupun ke Komisi II DPRD Jambi, merupakan laporan bohong,” terang Erwin sembari menunjukan bukti – bukti itu.

Saya, selaku Dirut PDAM Tirta Mayang, terang Erwin, Ia tidak akan bermain – main menyikapi soal tudingan SPAM – TM tersebut. Apalagi, tindakan itu sering dilakukan sebelum kepemimpinan saya.

“Sudah ada beberapa Dirut PDAM yang diperlakukan mereka seperti itu. Ingat, kalau ke saya jangan coba – coba karena saya tidak pernah melakukan seperti apa yang mereka maksudkan,” ujar Erwin Jaya Zuchri.

Saat ini, terang Ia, dirinya sudah meminta lembaga pemeriksa seperti Inspektorat Kota jambi untuk melakukan pemeriksaan seperti yang dituduhkan SPAM – TM tersebut. “Kalau nanti teryata tidak ditemukan bukti – bukti seperti yang dituduhkan itu sebaliknya pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap mereka,” terangnya.

Apalagi, sebut Erwin, sampai saat ini dirinya tidak mengetahui adanya lembaga SPAM – TM yang dibawa – bawa beberapa karyawan PDAM. “Itu lembaga tanpa bentuk. Lah saya sendiri selaku Dirut PDAM Tirta Mayang Jambi tidak tau asal usul berdirinya lembaga itu,” ujarnya serius.

Kalau lembaga SPAM – TM itu benar ada, dan saya mengetahui keberadaan itu. Pastinya, kita di PDAM ini akan memberikan fasilitas pendukung, tidak seperti sekarang ini kantor mereka saja tidak diketahui. Namun, malah perbuatannya hanya bertujuan mengkritisi dan mencari kesalahan yang dasar hukumnya tidak pernah ada. (sal/pon/wyu)

Print Friendly, PDF & Email