7 Paket Proyek di Tanjab Timur Dilaporkan Terindikasi Korupsi

ILUSTRASI

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pusat Kajian Analisis dan Transparansi (Pukat), telah melaporkan 7 paket proyek yang diguga terindikasi korupsi di Kabupaten Tanjungjabung Timur, Provinsi Jambi.

Dalam keterangannya, Ketua Pukat Yusuf Hak kepada reporter brandanews.co.id, Minggu (15/4-2018) mengungkapkan, 7 paket proyek terindikasi korupsi yang dibiayai APBD Tanjungjabung Timur itu sudah dilaporan kepada pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi.

Dikatakan Yusuf Hak, diantara ketujuh paket proyek itu, diantaranya pembangunan peningkatan jalan Dusun I Marga Mulyo, Kecamatan Rantau Rasau, tahun anggaran 2016, sebesar Rp 2. 785.000.000.

Untuk proyek yang satu ini, kata Yusuf Hak, dalam pelaksanaan pembangunannya memunculkan dugaan fikti, karena tidak dilaksanakan pekerjaan galar sesuai perencanaanya di lahan gambut.

“Proyek ini, dikerjakan PT Sinar Utama Indah Lestari Abadi, dan sudah dilaporkan ke Kejati Jambi,” ungkapnya.

Sedangkan sejumlah proyek lain, Pukat juga, kata Yusuf HAK, telah melaporkan proyek pemeliharaan rutin saluran primer yang juga dibiayai APBD Tanjungjabung Timur, karena juga terindikasi korupsi.

Dikatakan Yusuf Hak, Ia berharap, pihak Kejati Jambi dapat menindaklanjuti dugaan korupsi yang dilaporkan LSM Pukat tersebut, dikarenakan tidak sedikit uang rakyat yang digunakan untuk membiayai pembangunan di daerah ini tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk juga pembangunan sejumlah jembatan. (sal/pon/guh)

 

Print Friendly, PDF & Email