8 Saksi Diperiksa Tidak Ditahan, Polres Tanjabtim Tangkap Ribuan Botol Miras

Kapolres Tanjungjabung Timur AKBP Marinus Marantika Sitepu. Poto ini diambil saat penangkapan barang selundupan berupa barang eletronik dan ponsel beberapa waktu lalu. Poto/pono

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Kepala Polisi Resort (Kapolres) Tanjungjabung Timur (Tanjabtim) Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Marinus Marantika Sitepu dalam keterangannya kepada reporterbrandanews.co.id, Jumat (28/9-2019) mengatakan, pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap 8 orang yang dinyatakan sebagai saksi terkait penangkapan 8.553 botol minuman keras (miras) Jum’at malam (22/9-2018).

Delapan orang yang sudah diperiksa, kata AKBP Marinus Marantika Sitepu, sebagai saksi dan tidak dilakukan penahanan. “Tidak ada yang ditahan terkait penangkapan ribuan botol miras dari berbagai merk itu,” katanya.

Dalam keterangannya, Marinus mengungkapkan, ribuan botol miras yang berhasil mereka tangkap dari dalam kapal yang membawanya dari Pulau Batam tujuan Palembang, Sumatera Selatan. “Minuman keras itu ditangkap di Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Provinsi Jambi” terang Marinus.

Sedangkan 8 orang saksi, kata Ia, merupakan satunya salah seorang nahkoda kapal dan yang lainnya awak kapal, sedangkan usai diperiksa selanjutnya mereka semuanya dilepas. Untuk diketahui, ribuan botol miras yang berhasil ditangkap, terdiri dari merk Civas, Red Label, Bombay, Baylis, dan beberapa merk lain.

Sekarang ini, dijelaskan Marinus, pihaknya sedang mencari 4 alat bukti lainnya, dan kasus ini merupakan lex specialis. Namun ketika ditanya, apakah kasus ini merupakan pelanggaran hukum tindak pidana ringan (Tipiring), dikatakan Marinus, tidak ini bukan kasus tipiring namun pelanggaran Undang – Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang konsumen. (sal/wyu)

Print Friendly, PDF & Email