Abdullah Sani – Zumi Laza Kuat Disangdingkan, Ini Kata Pedagang: Lawan Politik Tidak Setuju Itu  

0
216
BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi– Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD- PAN) Kota Jambi, Zumi Laza, sejak awal sudah diprakirakan cukup kuat jika putra mantan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin itu, maju sebagai calon wakil mendampingi calon Walikota Jambi Abdullah Sani di Pilwako Jambi 2018.
 
Hanya saja, banyak pihak termasuk lawan politik Sani – Laza yang merasa kuatir jika koalisi PDI-P – PAN itu terjadi, sehingga manuver politik dilakukan dengan menyerang Laza dengan dalil kekuasaan ‘Dinasty’ dengan menyeret Gubernur Jambi Zumi Zola yang juga merupakan abangda Zumi Laza.
 
Padahal sebenarnya, seperti diakui sejumlah pedagang di Pasar Tradisional Anso Duo kepada reporterbrandanews.co.id, Kamis (14/9-2017), munculnya sosok Zumi Laza di Pilwako Jambi, dengan bersedia dicalonkan sebagai wakil mendampingi Abdullah Sani, respon pedagang cukup positif karena pasangan itu mencerminkan dua sosok pemimpin antara yang tua dengan yang muda bisa menyatu untuk memimpin daerah ini.
 
“Tinggi respon positif yang datang dari para pedagang ketika dua nama itu muncul sebagai suatu kekuatan besar untuk memenangkan Pilwako,” kata Sulaiman (47) salah satu pedagang daging sapi di Pasar Tradisional Angso Duo.
 
Hanya saja, dikatakan Sulaiman, ada yang Ia sayangkan, belakangan nama Zumi Laza mendadak menghilang, dan akhirnya muncul prediksi lain kalau PAN akan mengusung nama – nama lain.
 
“Kalau PAN mengusung nama lain selain Zumi Laza, sebenarnya hal itulah yang dikehendaki lawan politik koalisi PDI-P dan PAN yang saat ini begitu kuat digadangkan,” kata Sulaiman.
 
Sebenarnya, masih dikatakan Sulaiman, PDI-P dan PAN sebaiknya secara cepat mengambil sikap atau keputusan untuk menjagokan pasangan Abdullah Sani – Zumi Laza, sehingga setelah itu nanti barulah kelihatan betapa semaputnya lawan politik mereka menghadapi dua nama itu di Pilwako 2018 mendatang.
 
Masih diceritakan pedagang yang lain di pasar tradisional itu, seperti kata Zamzami Harun (51), kalau saja Abdullah Sani – Zumi Laza terwujud menjadi pasangan Walikota dan Wakil Walikota di Pilwako nanti, prediksi politik semakin kentara mengarah kepada kedua sosok itu.
 
“Sebenarnya antara PDI-P dan PAN tidak perlu lagi harus belama – lama memutuskan koalisi Abdullah Sani – Zumi Laza. Kalau persoalan Zumi Laza dianggap begini, Zumi Laza dianggap begitu, dan yang lainnya hal itu sebenarnya pertanda kegusaran bagi lawan politik mereka,” kata Zamzami.
 
Bahkan, menurut Zamzami, potensi kemenangan akan lebih besar jika duet Abdullah Sani – Laza itu terwujud, dibandingkan jika Abdullah Sani berpasangan dengan jago lain yang dijagokan PAN nanti. (jul/tok/sal)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *