ACARA TAUSYIAH RAMADHAN, SAH BERI KIAT PUASA LEBIH BERMAKNA

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan rahmat, ampunan, dan juga pahala yang berlipat ganda. Tentu dengan catatan kita memanfaatkan bulan Ramadhan dengan hal-hal yang baik dan positif agar puasa kita di bulan suci ini lebih bermakna.

Berbicara dalam acara Inspirasi Ramadhan bagi Milenial (17/5) di Hotel Arya Duta Jakarta kemarin, Sutan Adil Hendra (SAH) Anggota DPR RI memberi tiga kiat atau tips yang menjadi kunci agar puasa kita lebih bermakna.

“Bagi saya ada tiga kunci agar puasa itu lebih bermakna, pertama kita harus punya target, yaitu puasa bukan hanya sekedar puasa full dan tidak bolong-bolong, tapi juga target yang bisa kita penuhi setelah Ramadhan berakhir. Akan lebih baik jika targetnya realistis dan tidak ngoyo atau susah. Apalagi bila dilakukannya di bulan Ramadhan, pasti akan lebih berkesan,” ungkapnya di depan ratusan kaum milenial Jakarta.

Bahkan suami dari Ibu Efi Herawati ini memberikan contoh tentang puasa yang memiliki target, seperti “saya tidak ingin meninggalkan shalat wajib”, “Tetap berolahraga, setidaknya seminggu 2 kali”. Atau, “Saya ingin memberikan sedekah 2 kali lipat dari tahun lalu”, target kebaikan seperti inilah yang mesti terus kita lakukan, ungkapnya.

Selanjutnya kiat yang kedua adalah Fokus, dimana hal ini merupakan hal positif yang harus kita lakukan terus menerus. Jadi, tidak hanya di bulan Ramadhan saja, kita juga harus melakukan hal ini hingga sesudah Ramadhan dan seterusnya. Contoh fokus di bulan Ramadhan, yaitu fokus untuk meningkatkan kualitas ibadah. Sama halnya seperti ibadah, di hari-hari biasa, kita juga bisa fokus untuk hal-hal lain, seperti fokus bekerja atau fokus mengurus keluarga.

Selesai punya target dan fokus, hal yang ketiga ini bisa kita sederhanakan menjadi “jangan menyesali keputusan yang kita buat”. Jika kita menganggap hari ini atau jam ini adalah waktu terakhir yang diberikan Allah SWT kepada kita, maka sebaiknya kita memberikan yang terbaik, berpikir matang dan tidak menyakiti hati orang lain, ungkap tokoh yang akrab disapa Pak Haji tersebut.

Tentu kita ingin bulan Ramadhan juga menjadi momen berharga untuk perbaikan diri, perbaikan ibadah, dan perbaikan-perbaikan lainnya yang membuat kita menjadi manusia yang lebih baik lagi. Jadi, buatlah bulan Ramadhan ini menjadi bermakna dengan hal-hal yang baik, tandasnya.(wyu/jul/dik)

Print Friendly, PDF & Email