AKRAM Ingatkan KPK Bongkar Proyek Perencanaan Dinas PU/PR Tahun 2017

Ketua LSM AKRAM Amir Akbar dan Ahmad Tholib saat memberikan keterangannya. poto/teguh

BRANDANEWS.CO.ID/Newsjambi – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Akomodasi Rakyat Miskin (AKRAM), ingatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jangan luput untuk membongkar proyek perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU/PR) Jambi.

Ketua AKRAM Amir Akbar kepada reporter brandanews.co.id, Sabtu sore (14/4-2018) di kantor redaksibrandanews.co.id mengungkapkan, ada dugaan aliran dana masuk menjadi kasus suap dan gratiifikasi yang sedang ditangani KPK.

Nilai anggaran perencanaan itu, kata Amir, mencapai Rp 66 miliar. “Kalau sekarang KPK hanya membongkar aliran dana yang bersumber dari proyek fisik, tetapi sebenarnya sangat mungkin adanya aliran dana dari hasil proyek perencanaan itu,” ungkapnya.

Menurut Amir, LSM AKRAM, berencana menggelar aksi damai tidak saja di Jambi, tetapi juga di gedung KPK Jakarta, termasuk di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Sekarang kita sedang membersiapkan segala data – data terkait adanya aliran dana proyek perencanaan itu yang berujung suap dan gratifikasi,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang konsultan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, tahun 2017 lalu, proyek perencanaan itu konon dilaksanakan oleh orang – orang disekitar Gubernur Jambi Zumi Zola yang sekarang di tahan KPK karena kasus gratifikasi itu.

“Saya tidak mendapatkan proyek perencanaan itu,” ujarnya. (sal/pon/jul)

Print Friendly, PDF & Email