Aynur Ropik Jagokan Sum Indra Dampingi Abdullah Sani

0
105
Aynur Ropik, Ketua GANTI Jambi.poto
BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Ketua Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GANTI) Provinsi Jambi, Aynur Ropik, Minggu (17/9-2017)  kepada reporterbrandanews.co.idmengatakan, calon Walikota Jambi Abdullah Sani lebih tepat didampingi Sum Indra, jika koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dengan Partai Amanat Nasional (PAN) itu terwujud.
 
Kalau PAN mengusulkan nama lain, kata Aynur Ropik, dirinya memprediksikan koalisi PDI-P – PAN sulit untuk bisa memenangkan Pemilihan Walikota (Pilwako) Jambi 2018 – 2023, karena bagaimanapun juga harus diakui calon petahana masih cukup kuat, termasuk karena banyak kelebihan yang diuntungkan sebagai incumbent.
 
“Sudah tepat jika Abdullah Sani berpasangan Sum Indra karena kedua sosok itu memiliki kekuatan yang terukur, dan hal itu bisa dilihat ketika menghadapi Pilwako Jambi 2013 lalu, dimana pasangan Sy Fasha – Abdullah Sani hanya menang tipis ketika itu menghadapi pasangan Sum Indra – Maulana,” kata Ketua GANTI yang merupakan organisasi sayap PDI-P tersebut.
 
Dalam keterangannya itu, Aynur Ropik mengatakan, saat menghadapi Pilwako Jambi 2018 lalu, kemenangan Sy Fasha merubut kursi Walikota Jambi, lebih dikarenakan karena Sy Fasha ketika itu menjatuhkan pilihannya memilih Abdullah Sanisebagai wakilnya, dan itu terbukti Abdullah Sani berhasil menduang suara kemenangan dibasisnya, yakni Kecamatan Jambi Timur dan Kecamatan Jambi Selatan, dengan perolehan suara kemenangan hanya kurang lebih 3.000 suara.
 

Komunikasi antara Abdullah Sani – Sum Indra semakin kuat membahas Pilwako Jambi 2018 – 2023. poto/ist
Padahal sebelumnya, Sum Indra yang dijagokan PAN saat itu sudah melirik Abdullah Sani untuk mendampinginya, tetapi entah bagaimana pilihan itu berubah sehingga Maulana yang dipilihnya sebagai  wakil, dan ternyata mengalami kekalahan.
 
“Artinya, kemenangan Sy Fasha di Pilwako Jambi 2013 lalu karena tepat memilih wakilnya Abdullah Sani, sedangkan Sum Indra kalah karena salah memilih wakil,” terang Aynur Ropik.
 
Karena itu, kata Aynur Ropik, kalau koalisi PDI-P – PAN benar – benar terwujud, Pilwako Jambi 2018 mendatang dapat dengan mudah dimenangkan, jika duet Abdullah Sani – Sum Indra sebagai pasangan yang diusung, dan Sum Indra harus rela diposisikan sebagai nomor dua (wakil).
 
Sebab menurut Ia, kedua sosok itu, antara Abdullah Sani dan Sum Indra memiliki basis pemilih yang militan sampai saat ini yang juga terukur, seperti di daerah kecamatan yang mampu memenangkan Sum Indra di Pilwako Jambi 2013 lalu, seperti Kecamatan Pasar, Kecamatan Telanai Pura, Kecamatan Kota Baru, dan beberapa daerah kecamatan lainnya.
 
“Sampai saat ini, lumbung suara Abdullah Sani di Kecamatan Jambi Timur, Kecamatan Jambi Selatan termasuk dua kecamatan hasil pemekaran itu masih cukup solid memenangkan Abdullah Sani, dan begitu juga kondisi serupa lumbung suara Sum Indra tidak bergeser walaupun calon wakilnya ketika itu Maulana maju di Pilwako Jambi 2018,” ungkap Aynur Ropik.
 
Namun apa yang dikatakannya itu, jelas Aynur Ropik, tergantung hasil keputusan yang diambil antara koalisi PDI-P – PAN. “Kita lihat saja, kalau mau kerja tidak berat di Pilwako tidak ada jalan lain terkecuali pasangan Abdullah Sani – Sum Indra diwujudkan,” katanya. (sal/jul/pon)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *