Belasan Tahun Tidak Dipungut Bayaran, Sekarang Kantin Dinas PU/PR Jambi Dikenakan Rp 150 Ribu/Bulan

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Sejak belasan tahun yang lalu, pengelola kantin di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU/PR) Jambi tidak dikenakan biaya untuk membayar gedung kantin. Tapi sekarang, mereka seluruhnya dikenakan biaya sewa.

Sejak Kadis PU/PR Jambi dijabat M Fauzi, diberlakukan biaya sewa terhadap gedung kantin yang berada di belakang gedung Bidang Bina Marga dinas tersebut.

Seperti diakui para pengelola kantin kepada reporter brandanews.co.id, Kamis (8/8-2019), kantir yang mereka gunakan untuk berdagang dikenakan biaya Rp 150 ribu/bulan.

“Disini ada empat gedung kantin, dan semua gedung kantin itu tanpa terkecuali dikenakan biaya sewa Rp 150/bulan per setiap gedung yang ada,” demikian kata salah seoarang pengelola kantin tersebut yang enggan disebutkan namanya.

Sejak Kadis PU/PR dijabat pak Nino Guritno, pak Ivan Wirata,  Bernhard Panjaitan, pak Fauzi Anshori, dan terakhir Pjs Arfan tidak ada pemungutan sewa kantin. Tapi kata mereka, sekarang ini malah dikenakan biaya sewa.

Sekarang kantin disini sepi, kata mereka lagi, karena seluruh tamu dari luar yang datang kemari dilarang petugas Satpam dari pihak outsourching yang menjaga kantor dinas ini.

“Kalau tidak ada persetujuan petugas Satpam untuk masuk semuanya dilarang sehingga kantin ini sepi pengunjung,” kata mereka.

Lantas, akhirnya mereka minta kepada Gubernur Jambi Fachrori Umar supaya membebaskan biaya sewa dan diperbolehkannya orang luar masuk ke kantin karena kondisi kantin di Dinas PU/PR Jambi cukup sepi. (wahyuputra/jul/sal).

Print Friendly, PDF & Email