Brandanews Ajak Sikat Brandalan

Brandanews.co.id Salah satu portal berita di Jambi, dengan sikapnya yang tegas dan terpercaya dalam penyajian pemberitaan, tidak akan pernah lelah apa lagi menyerah dengan keadaan dalam menjalankan tugas jurnalistik di tengah maraknya persoalan korupsi.

Korupsi yang dilakukan para koruptor. Kita harus sepakat untuk bersama – sama mendukung lembaga penegak hukum, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan dan Kepolisian, memberantas kejahatan terhadap keuangan negara yang dilakukan para brandalan sudah sangat dirasakan menggurita seperti lintah menghisap darah rakyat.

Brandalan, adalah kelompok orang jahat, atau penjahat yang sekarang ini kerapkali berlindung dibalik pengakuannya sebagai garda terdepan dalam membela kepentingan rakyat. Padahal, itu sama sekali hanyalah kedok untuk memuluskan perbuatan jahatnya, dan terkadang media sebagai fungsi kontrol dianggapnya salah dengan menuding pemberitaan yang mengusik kejahatan mereka sebagai pemberitaan hoax.

Sikat brandalan, termasuk dalam kasus dugaan korupsi dana Bimbingan Teknis (Bimtek) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi tahun 2009 – 2014, dengan kerugian uang negara yang tidak sedikit. Tidak hanya itu, kasus dugaan korupsi proyek air bersih di Kabupaten Tanjungjabung Barat, kasus dugaan korupsi Alat Kesehatan yang terjadi dibeberapa daerah, termasuk di Kabupaten Muarojambi yang kasusnya sedang ditangani pihak Kejaksaan Agung (Kejagung).

Selanjutnya, kasus dugaan korupsi terhadap sejumlah proyek pemerintah yang dibiayai dengan keuangan negara, seperti hancurnya pembangunan tanggul penahan tebing di DAS Batanghari yang terletak di Desa Pulau Kayo Aro, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, dan proyek jaringan irigasi dan tanggul di Kabupaten Kerinci.

Aksi kejahatan dugaan korupsi yang diuraikan diatas itu barulah sebagian. Artinya, dengan sebegitu tingginya kasus per kasus korupsi di Jambi, sebagai bukti banyaknya brandalan yang harus kita sikat bersama-sama dengan mendukung lembaga penegak hukum itu.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi Andi Nurwinah yang baru saja menjabat orang nomor satu dilembaga penegak hukum itu, kita berharap dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya, karena dukungan rakyat Jambi sebegitu kuatnya dalam upaya menumpas korupsi, termasuk kasus korupsi dana Bimtek DPRD Kota Jambi yang hampir dipastikan dilakukan secara berjamaah, tetapi sampai saat ini baru hanya dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Sikat Brandalan….! (***)

Noer Faisal / Pemimpin Redaksi

Print Friendly, PDF & Email