Butuh Pejabat Pilihan Wujudkan Jambi Tuntas

0
38
PROGRAM pembangunan JAMBI TUNTAS yang diimplementasikan secara utuh oleh Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli, seperti Tertib, Unggul, Nyaman, Tangguh, Adil dan Sejahtera menuju 2021, merupakan suatu keinginan bersama membangun negeri yang tujuannya pasti ingin mensejahterakan rakyat Jambi secara utuh pula.
 
Namun, diakui ataupun tidak terkadang kepentingan politik dijadikan alat tarik menarik, sehingga berdampak negatif karena tidak mau mengakui adanya suatu keberhasilan dalam denyut roda pembangunan itu sendiri, sehingga tidak menjadi heran pergantian kepemimpinan kepala daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) semakin terus tidak berkesudahan bergulir selama lima tahun berikutnya.
 
Padahal, semestinya haruslah disadari siapapun kita, mewujudkan pembangunan tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Apalagi, disetiap celah rongga pembangunan itu membutuhkan orang – orang pilihan (pejabat pilihan-red) yang tentunya tidaklah mudah untuk bisa didapatkan.
 
Selanjutnya, disamping itu juga kita sebagai rakyat terkadang karena adanya kepentingan politik pasca kekalahan Pilkada itu, sepertinya tak lagi mampu berfikir jernih menerima kenyataan, sehingga akhirnya tidak pernah mampu menerima keberhasilan yang secara sungguh – sungguh dilakukan, seperti apa yang dilakukan Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli sekarang ini.
 
Program pembangunan JAMBI TUNTAS merupakan Visi dan Misi pembangunan yang lahir secara ikhlas yang dibawa Gubernur Zumi Zola Zulkifli membangun Jambi. Sebab apa ? untuk merubah paradigma dari kebiasaan lama yang cenderung merugikan rakyat tentu juga tidaklah mudah sehingga terkadang akan menjadi sulit bagi seorang kepala daerah untuk bisa mendapatkan pejabat dikabinetnya yang betul – betul ingin bekerja membangun daerah untuk tujuan mensejahterakan rakyat itu sendiri.
 
Seperti contoh misalnya, ketika salah satu pejabat dianggap gagal dalam melaksanakan program pembangunan justru yang dipersalahkan kepala daerah. Padahal, pilihan yang dilakukan kepala daerah karena hak prerogratif yang dimilikinya itu hasil keputusan yang disimpulkan lewat berbagai kajian yang sangat mendasar, salah satunya lewat keputusan yang diambil Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) maupun apa yang dilakukan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
 
Kondisi maupun kenyataan seperti itu, kita sebagai rakyat seharusnya berada dalam satu garis bersama kepala daerah yang kita pilih di Pilkada, dan bukan justru kita ikut – ikut latah menyalahkan kepala daerah karena dianggap gagal dalam melaksanakan pembangunan yang semestinya menjadi tanggung jawab pejabat itu sendiri.
 
Lantas apa yang harus kita lakukan ke depan. Nah, ini pertanyaan yang cerdas tentunya, program JAMBI TUNTAS menuju 2021,Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan daerah yang bersih, transparan, akuntabel dan partisipatif yang berorientasi pada pelayanan public, dapat dijadikan modal dasar dalam mendukung apa yang sedang dilakukan Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli.
Apalagi, dalam program JAMBI TUNTAS memiliki suatu keinginan yang sebegitu kuatnya oleh seorang Zumi Zola selaku Gubernur Jambi, seperti Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, terdidik, berbudaya, agamis dan berkesetaraan gender, Menjaga situasi daerah yang kondusif, toleransi antar umat beragama dan kesadaran hukum masyarakat,
Dan tidak hanya itu, program JAMBI TUNTAS juga memiliki tujuan yang kuat untuk meningkatkan daya saing daerah melalui optimalisasi pembangunan ekonomi kerakyatan yang didukung oleh penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi (IPTEKIN) berwawasan lingkungan, Meningkatkan aksebilitas dan kualitas infrastruktur umum, pengelolaan energi dan sumber daya alam yang berkeadilan dan berkelanjutan, Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Untuk itu, mulailah kita sebagai rakyat berkeinginan yang sama seperti keinginan Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli mewujudkan JAMBI TUNTAS menuju 2021, dengan semangat adanya dukungan pejabat yang berkualitas. (***)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *