BWSS VI Retas Pembangunan Danau Sipin, Sekarang Menjadi Tujuan Objek Wisata

BWSS VI garap pembangunan Danau Sipin, dan sekarang hasilnya nyata menjadi daerah tujuan objek wisata. Poto/ist

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Sulit dapat dibayangkan, Danau Sipin yang memiliki luas `115 hektar, dengan lingkaran keliling danau mencapai 10 kilomter, dari yang sebelumnya kumuh, jorok, tetapi sekarang jangan kaget daerah ini menjadi tujuan objek wisata di Kota Jambi.

Inilah salah satu bukti dari hasil kerja pembangunan yang diretas Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU/PERA) di Provinsi Jambi.

BWSS VI dalam kajian strategis pembangunannya, punya maksud pengembangan Danau Sipin lewat kegiatan konservasi danau yang dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu, supaya dapat dijadikan potensi pariwisata, baik itu wisata alam, wisata olahraga air, sehingga keberadaannya dapat mensejahterakan masyarakat Jambi.

Untuk diketahui, Danau Sipin yang terletak di pinggiran Kota Jambi, dengan menghubungkan Simpang Buluran Kenali – Legok, Telanai Pura, jenis danau tapal kuda (oxbow lake) yang terbentuk dari bekas alur sungai Batanghari.

Seperti diakui masyarakat yang bermukim disekitar Danau Sipin itu mengungkapkan, Danau Sipin mempunyai potensi yang luar biasa, selain lokasinya yang cukup strategis juga memiliki potensi yang dapat dikembangkan, dan inilah yang akhirnya dirancang BWSS VI membangun Danau Sipin supaya dapat dijadikan objek wisata itu.

Menteri PU/PERA Basuki Hadimuljono saat meninjau pembangunan Danau Sipin. Poto/ist

Tahun 2017 lalu, pembangunan yang dilaksanakan dalam kegiatan pembangunan BWSS VI, SNVT PJSA Wilayah Sungai Batanghari, telah berhasil melaksanakan revitalisasi Danau Sipin Zona I, II, dan Zona III, dengan pengerjaan pelindung tebing, atau bronjong sepanjang 3.000 meter.

Sedangkan Tahun 2018, BWSS VI, SNVT PJSA Wilayah Sungai Batanghari , kembali melaksanakan pembangunan pintu air, pembangunan pelindung tebing, dan pembersihan alur danau, sehingga nantinya hampir bisa dipastikan Danau Sipin merupakan daerah tujuan pariwisata air yang cukup bersih, nyaman, dan tentunya juga akan dirasakan aman bagi pengunjungnya.

Danau Sipin memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata, demikian dikatakan Anggota Komisi V DPR-RI HA Bakri kepada reporter brandanews.co.id, belum lama ini.

Menurut HA Bakri, dirinya tidak akan pernah lelah memperjuangkan anggaran kepada pemerintah pusat, supaya pembangunan terhadap pengembangan potensi daerah di Provinsi Jambi terus dilakukan, termasuk percepatan pembangunan Danau Sipin salah satunya.

Anggota Komisi V DPR-RI HA Bakri (kanan) bersama Kepala BWSS VI Nurfajri, mengakui hasil kerja membangunan Danau Sipin. Poto/fri

Bahkan, kata HA Bakri, tidak hanya menyangkut pembangunan Danau Sipin, tetapi serangkaian kegiatan pembangunan yang dilaksanakan BWSS VI harus mendapat dukungan anggaran yang cukup dari pemerintah pusat, seperti pembangunan irigasi untuk mendukung infrastruktur pertanian, pembangunan pengendalian banjir, pembangunan sarana air bersih, pembangunan embung, pembangunan daerah rawa, dan pembangunan itu semuanya untuk tujuan mensejahterakan masyarakat Jambi.

“Ini harus kita perjuangkan di pemerintah pusat, supaya pembangunan infrastruktur di Jambi, tidak saja di sektor pengairan, bina marga, maupun cipta karya, dapat berjalan dengan cepat karena Jambi membutuhkan itu, dan juga kita harapkan ditengah geliat pembangunan yang dilaksanakan juga sudah selayaknya mendapat dukungan semua pihak,” terang HA Bakri.

Sementara itu, saat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU/PERA) Basuki Hadimuljono datang ke Jambi melihat pembangunan Danau Sipin, dan sejumlah pembangunan lain yang dibiayai APBN beberapa waktu lalu, terlihat cukup puas, dan itu diakuinya  termasuk saat melihat langsung pembangunan yang dilaksanakan BWSS VI. (noer faisal/pon/fri)

Print Friendly, PDF & Email