Destinasi Wisata ‘Tanggo Rajo’ Ditepian DAS Batanghari Tidak Terurus

Destinasi Wisata ‘Tanggo Rajo’ yang tidak terurus. Poto/noer faisal

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Ibarat kata pepatah, semut diseberang lautan terlihat, sedangkan gajah dipelupuk mata tidak tampak. Inilah nasib destanasi wisata ‘Tanggo Rajo’ atau yang akrab disebut masyarakat Jambi sebagai kawasan objek wisata ‘Ancol’.

Destanasi objek wisata ini tepat berada di depan Rumah Dinas Gubernur Jambi, dan juga berhadapan dengan Daerah Aliran Sungai Batanghari. Sekarang kondisinya cukup miris karena tidak terurus. Selain, jorok karena banyaknya sampah yang berserakan, kondisi lain juga terlihat banyaknya fasilitas yang sudah mengalami kerusakan.

Destinasi Wisata ‘Tanggo Rajo’ yang tidak terurus. Poto/noer faisal

Hasil pantauan reporterbrandanews.co.id, Minggu (4/3-2018), kerusakan yang paling parah terlihat, seperti lantai keramik jalan pedestrian untuk pejalan kaki yang sudah hancur, sehingga membahayakan pejalan kaki, dan belum lagi beberapa sudut bangunan tempat peristirahatan yang sudah mengalami kerusakan dan cukup kotor.

Tampak jalan pedestrian yang sudah mengalami kerusakan. Poto/noer faisal

Padahal, destanasi wisata ‘Tanggo Rajo’ hampir setiap hari ramai dikunjungi warga tidak saja yang datang dari Kota Janbi, tidak sedikt juga yang datang dari luar daerah untuk menikmati panorama Sungai Batanghari sambil bersantap jagung bakar dan panganan lain yang dijual pedagang di daerah itu, terlebih pada hari – hari besar.

Sayang sekali, inilah yang dikatakan Nurbaiti (45) asal Kabupaten Batanghari, destinasi ini cukup indah, dan satu – satunya kawasan objek wisata yang berada di Kota Jambi. Tetapi sayangnya tidak diurus dengan baik oleh Pemerintah Provinsi Jambi.

“Kalau saja ini diurus dengan baik, bukan tidak mungkin akan menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tetapi kalau seperti ini kondisinya bagaimana bisa menarik warga untuk berkunjung kelokasi ini,” kata Nurbaiti, ibu beranak empat itu.

Nah, ini lubang yang menganga cukup mebahayakan terhadap warga yang berkunjung ke daerah wisata ini. poto/noer faisal

Di era Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA), Pemerintah Provinsi Jambi berhasil membangun Jembatan Pedestrian yang terbentang di DAS Batanghari untuk menghubungkan Kota Jambi dengan daerah Seberang Kota. “Sekarang jembatan itu ramai dilalui warga termasuk hanya untuk sekedar menikmati suasana berjalan kaki di tengah sungai,” demikian dilaporkan.

Lantas bagaimana dengan Gubernur Jambi Zumi Zola sekarang, kita tunggu seperti apa langkahnya membenahi destanasi wisata ‘Tanggo Rajo’ yang berada ditepat di depan rumah dinasnya itu. (sal/dik/wan)

Print Friendly, PDF & Email