FPI (akan) Bersikap Tegas Jika Peredaran Miras di Kota Jambi Terus Berlangsung

Ketua DPW Front Pembela Islam (FPI) Kota Jambi, Ahmad Syukri Hamdi Baragbah. Poto/ist

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – “Peraturan Daerah (Perda)  sudah cukup tegas, tetapi sangat disayangkan petugas yang berwenang melakukan penegakan perda itu yang tidak tegas. Dan inilah akibatnya, Kota Jambi dianggap sebagai lahan empuk yang cukup menguntungkan pelaku bisnis minuman keras,” ungkap Ketua DPW Front Pembela Islam (FPI) Kota Jambi, Ahmad Syukri Hamdi Baragbah.

Kepada reporter brandanews.co.id, Rabu malam (11/4-2018), Ahmad Syukri Hamdi Baragbah mengungkapkan, pihaknya tidak segan – segan akan melakukan tindakan tegas menyita minuman keras (miras) di tempat – tempat hiburan malam, dan selanjutnya menyerahkan barang haram itu kepada pihak yang berwenang.

“Sikap tegas FPI itu akan dilakukan sebagai bentuk protes kepada pihak penegak perda, dan ini tentunya sebagai upaya menghentikan peredaran misar di Kota Jambi yang selama ini sudah dianggap lahan empuk pelaku bisnis minuman keras tersebut,” ujarnya.

Menurut Ahmad Syukri Hamdi Baragbah, keberadaan tempat hiburan malam yang terdapat di daerah ini, tidak sedikit dijumpai yang melakukan pelanggaran perda, tidak saja soal perizinan miras, tetapi mereka (pengusaha-red) nekad beroperasi tanpa perizinan yang semestinya.

DPW FPI Kota Jambi, kata Ia, terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Jambi dan instansi terkait lainnya termasuk pihak kepolisian, dalam pelaksanaan penegakan perda tersebut.

“Jika nanti diketahui ternyata penegakan perda itu tidak berjalan tentu FPI yang akan membantu karena FPI menilai perda yang ada sudah cukup bagus,” katanya.

Namun hingga saat ini, kata Ahmad Syukri Hamdi Baragbah, FPI  masih bersikap mengamati, mengawasi, dan jika nanti hal itu tidak mungkin lagi barulahlah sikap tegas akan dilaksanakan supaya Kota Jambi terbebas dari peredaran miras tersebut. (sal/guh/pon)

Print Friendly, PDF & Email