GAWAT, Kota Jambi Minim Penerangan Jalan, Kejahatan Begal Mengancam

0
179
Dilokasi yang cukup gelap ini mayat Basid (54) dibuang oleh pelaku begal yang membunuhnya. Poto/pon

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi– Pemerhati Pembangunan Jambi (PPJ), Aidil Putra mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi untuk segera membangun lampu penerangan jalan umum (LPJU).

Sebab menurut Aidil  Putra kepada reporterbrandanews.co.id, Sabtu (23/9-2017), akibat menimnya penerangan lampu jalan itu telah memicu terjadinya tindak kejahatan sadis, seperti begal yang bekalangan ini mulai sering terjadi di ruas – ruas jalan yang minim penerangan.

Akses jalan menuju Sijinjang cukup gelap akibat minimnya lampu penerangan jalan umum. Poto/pon

Seperti contoh, kata Aidil Putra, terkait kasus begal yang menewaskan Basid (54) warga Tarikan, Km 16 Kumpeh, Kabupaten Muarojambi, dan mayatnya ditemukan warga di Km 4, Keluharan Sijinjang, Kota Jambi, Jum’at (22/9-2017).

Dalam kasus itu, dikatakan Aidil Putra, yang menjadi perhatiannya, bukan hanya karena jasad korban dibuang ke dalam semak belukar, tetapi kejadian bekal itu di ruas jalan yang memang minim penerangan lampu jalan.

Lihat saja sendiri, kata Ia, ruas jalan yang menghubungkan Sp Sijinjang (sp Pasar 46) kalau malam hari gelapnya tidak ketolongan, dan kondisi itulah sehingga pelaku begal tidak tertutup kemungkinan dimanfaatkan untuk melakukan aksi kejahatannya.

“Kemaatian Basid yang kesehariannya bekerja jual/beli buah sawit dapat dijadikan pembelajaran bagi Pemerintah Kota Jambi, kalau ternyata minimnya penerangan lampu jalan itu dapat memici terjadinya kejahatan yang luas biasa sadisnya. Apalagi, pada saat kejadian warga takut memberikan pertolongan karena kondisi dilokasi kejadian gelap gulit,” kata Aidil Putra.

Selanjutnya, Aidil Putra mengatakan, Pemerintah Kota Jambi sebenarnya memiliki keuangan yang cukup untuk membangun LPJU itu. Apalagi seperti diketahui, dalam setahun bisa mencapai Rp 50 s/d Rp 60 miliar yang berhasil dipungut dari warga kota yang merupakan pelanggan PLN.

Masih belum ada tanda – tanda akan dibangunnya lampu penerangan jalan menuju Bandara Sultan Thaha Jambi. poto/pon

Disamping itu, Aidil Putra juga mengungkapkan, minimnya lampu penerangan jalan di daerah ini tidak saja terjadi di ruas – ruas jalan protokol, tetapi di ruas jalan akses menuju Bandara Sultan Thaha dan jalan – jalan lingkungan sampai sekarang hal itu masih terlihat.

“Sangat berbanding terbalik,  justru lebih besar perhartian pihak pengembang perumahan membangun lampu penerangan jalan, ketimbang yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi selama ini,” kata Aidil Putra. (sal/tok/jul)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *