GAWAT … ! Perairan Nipah Panjang Rawan Penyelundupan, Awasi Narkoba

Beginilah kondisi perairan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjungjabung Timur. Perairan ini langsung berbatasan dengan daerah daratan Jambi. Poto/sal

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Perairan pantai timur Jambi, tepatnya Nipah Panjang, Kabupaten Tanjungjabung Timur, belakangan ini semakin parah dijadikan gerbang keluar masuk kejahatan penyelundupan.

Bahkan, seperti diungkapkan sumber brandanews.co.id yang merupakan warga di daerah itu, Minggu (28/1-2018) mengungkapkan, dalam setahun terakhir perairan Nipah Panjang dijadikan sasaran keluar masuknya barang selundupan.

Seperti biasanya, barang selundupan yang dipasok dari luar negeri melalui Pulau Batam, selain sembako, tidak jarang juga barang semokel, termasuk miras, sparepart, sembako, pakaian, bawang merah, rokok, dan kabar terakhir perairan ini juga dijadikan pintu masuk narkoba oleh pelaku jaringan internasional.

Sedangkan barang yang akan diselundupan ke luar negeri tujuan Pulau Batam, lebih cenderung benur lobster karena harganya juga menggiurkan di luar negeri Seperti Thailand dan Vietnam. “Sebenarnya karena letak geografis yang langsung berbatasan dengan wilayah daratan Jambi, sehingga perairan Nipah Panjang dijadikan gerbang keluar masuknya barang kejahatan penyelundupan itu,” terang Ia yang enggan disebutkan namanya.

Selanjutnya, Ia juga mengatakan, informasi yang diperolehnya dalam waktu dekat pelaku penyelundupan miras sedang menunggu waktu masuk ke daerah perairan Nipah Panjang. “Sekarang ini kondisinya sedikit rawan karena dijaga ketat petugas pasca penangkapan benur lobster belum lama ini oleh jajaran Polda Jambi, sehingga minuman keras itu menggantung di ambar luar perairan,” terangnya.

Sedangkan menyangkut narkoba, seperti sabu – sabu, sekarang daerah ini juga sangat rawan, dan kabarnya salah seorang berinisal Rtm warga Nipah Panjang, dan diduga sebagai pengedar barang haram itu dengan jumlah besar. (sal/jul/dik)

Print Friendly, PDF & Email