H-15 Stop Truk Batubara, Kasatker PJN I Jambi: Jalan Nasional Jambi Aman Dilalui Arus Mudik Lebaran

Tim Kementerian PU/PR, BPJN IV Jambi – Kepri, PJN I dan PJN II Jambi, tinjau ruas jalan nasional Provinsi Jambi. Poto/ist

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi– H-15 aktivitas truk bermuatan batubara dilarang melintas di ruas jalan nasional Jambi. Dilarangnya truk batubara melintas itu, bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalur lebaran Idul Fitri 2019.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Jambi, Andre Sahatua Sirait kepada reporterbrandanews.co.id, Kamis (16/5-2019) mengatakan, seluruh truk batubara H-15 sudah diminta, dan diingatkan  untuk tidak melintas di ruas jalan nasional Jambi.

Sikap tegas itu, kata Andre, bertujuan untuk memberikan kenyamanan  dan keselamatan bagi masyarakat yang melintas di ruas jalan nasional Jambi, terkait arus mudik lebaran  Idul Fitri 2019.

“Sudah, sudah kita sampaikan, dan kita ingatkan seluruh truk batubara untuk tidak lagi melintas di ruas jalan nasional pada H-15 nanti,” kata Andre.

Selain itu, Ia mengatakan, H-15, pihaknya juga sudah menyampaikan kepada pihak penyedia arus logistik supaya truknya tidak lagi melintas di ruas jalan ini supaya kenyamanan dan keselamatan pengguna jalur lebaran dapat terjaga.

Lebih lanjut, Kasatker PJN Wilayah I Jambi, Andre Sahatua Sirait berharap, kepada seluruh pengguna kendaraan lebih berhati – hati, dalam berkendera. “Utamakan keselamatan daripada kecematan,” demikian Andre mengingatkan.

Disamping itu, Ia juga mengatakan, pihak Kementerian PU/PR sudah mendirikan posko siaga sapta taruna lebaran 2019 yang disediakan untuk pengguna jalan untuk beristirahat, menyediakan sumber informasi, fasilitas umum dan layanan pengaduan jika ada kerusakan badan jalan seperti longsor, kecelakaan dan kemacetan lalulintas.

Untuk diketahui, ruas Jalan Nasional batas Sumatera Selatan – Jambi – Batas Riau sepanjang 214 kilometer, Kota Jambi – Muara Sabak, Kabupaten Tanjungjabung Timur sepanjang 61 Kilomenetr, dan Sp 35 – Kuala Tungkal sepanjang 80 kilometer.

Disepanjang jalan nasional itu, dikatakan Ia, terdapat di beberapa titik pengerjaan, dan diingatkan pengendara harus berhati-hati selama perjalanan. (wahyuputra/julkifli/sal)

Print Friendly, PDF & Email