HA Bakri: Saya Perjuangkan Anggaran Penanganan Ruas Jalan Nasional Tour de Singkarak –Kerinci

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Penanganan ruas jalan nasional yang akan digunakan untuk Tour de Singkarak – Kerinci, Provinsi Jambi, membutuhkan anggaran lebih kurang Rp 60 miliar.

Dan ini yang akan saya perjuangkan di DPR-RI, demikian kata Anggota DPR-RI Dapil Jambi HA Bakri kepada reporter brandanews.co.id, Minggu (14/4-2019).

“Insya Allah, itu dapat dialokasikan anggaran sebesar Rp 60 miliar seperti yang dibutuhkan pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IV Jambi – Kepulauan Riau (Kepri) untuk memberbaiki ruas jalan nasional yang mengalami kerusakan di Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci,” ujarnya.

Sebab, dikatakan Bakri sesuai hasil pertemuannya dengan pihak BPJN IV beberapa hari lalu, kebutuhan anggaran sebesar Rp 60 miliar itu dapat dialokasikan dari sisa anggaran proyek tahun 2019 yang dibiayai APBN murni tahun ini.

Sudah, sudah, dan itu kata Bakri, sudah disampaikannya kepada pihak BPJN IV supaya mengajukan alokasi anggaran yang nantinya dapat dibiayai dari sisa anggaran proyek yang dibiayai APBN murni.

“Tidak ada masalah, menyangkut penanganan ruas jalan nasional yang akan dijadikan rute balapan sepeda Tour de Singkarak – Kerinci,” terang Bakri.

 

2020 Pokus Penanganan Lintas Tengah

Sementara itu, H.A Bakri dalam keterangannya juga mengatakan, menyangkut penanganan ruas jalan nasional Lintas Tengah, seperti Muara Tebo – Bungo yang mengalami kerusakan parah akan difokuskan penanganannya tahun 2020 mendatang.

Selain itu, ruas jalan nasional yang menghubungkan Jambi – Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat, serta ruas jalan nasional yang menghubungkan Pelabuhan Samudera yang terdapat di Kabupaten Tanjungjabung Timur, juga pada tahun 2020 dijadikan target penanganan untuk menuntaskannya.

Artinya, titik – titik kerusakan di ruas jalan nasional Lintas Tengah Jambi, dan di ruas jalan nasional lainnya, akan difokuskan tahun 2020 mendatang. “Ini target saya untuk kembali diperjuangkan di DPR-RI nanti,” kata Bakri. (wahyu putra/dik/sal)

Print Friendly, PDF & Email