Hasan Ismail Minta Putranya Romi Haryanto Mundur Dari Jabatan Bupati Tanjabtim

0
1786
H Hasan Ismail

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Tokoh masyarakat Tanjungjabung Timur (Tanjabtim), dan sekaligus kader senior Partai Amanat Nasional (PAN) Jambi, H Hasan Ismail, angkat bicara soal pembangunan infrastruktur yang ditudingnya bermasalah dan berpotensi terjadinya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Dalam keterangannya kepada reporter brandanews.co.id, Senin (23/10-2017), Hasan Ismail mengungkapkan, pelaksanaan pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan jalan pacing (penambalan di titik kerusakan) di Kecamatan Mendahara Ilir, tahun 2017 yang menelan anggaran Rp 1,9 miliar, hanya mampu bertahan tidak lebih tiga bulan, dan setelah itu kembali hancur.

Tidak hanya itu, dikatakan Hasan Ismail, justru pembangunan jembatan bermasalah yang juga dibangun di daerah itu. Bahkan, menurut Ia selanjutnya, perlu dilakukan pengusutan oleh pihak penegak hukum terkait dana hibah sebesar Rp 2 miliar yang dialokasikan setiap tahunnya ke daerahnya itu, tetapi tidak jelas dana itu digunakan.

Dan belum lagi menyangkut pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), kata Hasan Ismail, contohnya saja, sampai saat ini masyarakat belum menikmati air minum seperti yang terjadi di Kelurahan Sabak Ilir, Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjungjabung Timur.

“Tentu kondisi ini suatu masalah,  karena pembangunan yang sudah menelan anggaran rakyat tidak sedikit tetapi hasilnya tidak dapat dinikmati masyarakat seperti harapannya,” beber Hasan Ismail.

Saat ditanya, apakah sikap Hasan Ismail membeberkan kebobrokan pelaksanaan pembangunan di Tanjabtim tidak seperti menepuk air didulang, karena Bupati Tanjungjabung Timur Romi Hariyanto merupakan anak kandungnya sendiri, justru seperti dikatakan Ia, malah dirinya berharap agar anaknya itu mundur dari jabatannya sebagai bupati.

Bagi saya, terang Hasan Ismail, justru Ia lebih senang kalau anaknya Romi Hariyanto mundur dari jabatannya sebagai Bupati Tanjungjabung Timur, karena buruknya kinerja pejabat di kabinetnya, termasuk pejabat di Dinas PU/PERA Tanjungjabung Timur itu.

“Ketimbang hal itu menjadi masalah, sebaiknya Romi Hariyanto yang merupakan putra kandungnya itu mundur dari jabatannya selaku bupati,” ujar Hasan Ismail dengan nada meledak- ledak saat mengungkapkan sikap kritisnya itu melalui telepon selularnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas PU/PERA Tanjungjabung Timur Yan Rizal yang semula sudah menjadwalkan bertemu untuk keperluan konfrimasi  menyangkut pembangunan infrastruktur, jutsru mengelak termasuk ketika ponselnya dihubungi dan SMS yang dikirimkan kepadanya tidak dijawab. (sal/fri/pon)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *