Jangan Seperti Lele Kumis Lendir

KALI INI, seperti judul diatas: Lele Kumis Lendir, tetapi yang dimaksudkan dari judul itu sebagai analogi antara kejujuran ikan lele dengan lakon penipu, pembohong, sementara mulutnya besar seperti ikan itu.

Lantas, dasar itulah sehingga judul itu diangap pas Lele Kumis Lendir, karena ditujukan kepada orang yang selama hidupnya berbohong, tipu sana tipu sini, dan celakanya isteri, anak, serta orang disekitarnya ikut dilibatkan baik sengaja maupun tidak.

Karena untuk suatu kejujuran. Pastinya, perlu ada permohonan maaf kepada ikan lele karena tidak berkumis lendir seperti yang diumpamakan tadi. Karena, klasifikasi dan morfologi ikan lele penerapan tata nama untuk ikan yang satu ini, dan selanjutnya juga berlaku untuk jenis hewan yang lainnya didasarkan pada bentuk tubuh dan sifat-sifat yang dipunyainya.

Ikan lele yang memiliki bentuk tubuh bulat dan memanjang yang membuatnya dikelompokkan dalam golongan klasifikasi sebagai hewan yang bertulang belakang, sedangkan bentuk tumbuhnya memanjang dengan kulitnya yang licin karena tidak bersisik.

Selain itu, ikan lele memiliki kumis yang terletak di area sekitar mulutnya. Kumis  ini pula yang menyebabkan ikan lele sering disebut catfish. Kumis ini memiliki fungsi sebagai alat untuk meraba pada saat mencari makan atau bergerak biasa. Tetapi yang jelas, ikan lele memiliki mulut yang lebar dan hampir membelah setengah dari lebar kepalanya, sedangkan kumisnya pastinya juga bukanlah lendir seperti yang dimaksudkan.

Sedangkan, penipu, pembohong yang kerap kita jumpai seperti yang terjadi disekitar kita, misalnya. Tidak jarang ada kemiripan dengan ikan lele, seperti mulutnya lebar yang hampir membelah kepalanya, sedangkan badannya licin seperti licinya badan lele karena tidak bersisik.

Tetapi ingat, bukan berarti sulit untuk menangkap lele walaupun mulutnya lebar, badannya licin. Sebab apa ? dengan pancing tanpa umpanpun terkadang lele bisa ditangkap jika kondisinya memang sedang lapar.

Dan selanjutnya, begitu juga dengan lakon penipu, pembohong, dan terkadang lupa kalau akhirnya mudah tertangkap dan lantas bisa dipermalukan karena persoalan ikan yang tertipu tipu seperti lakon yang dilakukan penipu itu. Stop penipuan pastinya itu adalah harapan semua kita. (***)

Print Friendly, PDF & Email