Kapolresta Jambi: EN Masih Diperiksa Berstatus Saksi

Kapolresta Jambi Kombes Pol Achmad Fauzi. Poto/irwansyah

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Kepala Polisi Resort Kota (Kapolresta) Jambi, Kombes Pol Achmad Fauzi kepada reporter brandanews.co.id, Rabu (4/7-2018) mengungkapkan, EN masih terus diperiksa, dan statusnya masih sebagai saksi.

Sedangkan dua orang lainnya, yakni Herman (32) dan Havif (38), kata Ia, sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus politik uang dalam pelaksanaan Pilkada Jambi 2018.

“EN, masih terus diperiksa oleh penyidik Polresta Jambi, dan jika nanti diketemukan bukti – bukti dalam pemeriksaan itu tentu statusnya menjadi tersangka bersama dua tersangka lainnya,” katanya.

Sekarang ini, jelas Kapolresta Jambi Kombes Pol Achmad Fauzi, pihak penyidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap EN.

“Kita tunggu saja hasil pemeriksaan penyidik terkait kasus itu, dan yakinlah pihak kepolisian bekerja untuk mengungkap kasus itu,” ujarnya.

Sementara itu, informasi lain yang diperoleh, di tengah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi, Rabu (4/7-2018) melaksanakan Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkada Kota Jambi tahun 2018, beredar di media sosial terkait pesan whatsapp berupa perintah kepada Camat dan Lurah yang dilakukan salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Jambi.

Dan selanjutnya, pesan whatsapp itupun menjadi heboh di tengah masyarakat. Apalagi, pesan itupun seperti membuka tabir adanya permainan kotor yang dilakukan untuk memenangkan Pilkada Kota Jambi 2018.

Nah, inilah pesan whatsapp dari sejumlah screenshoot yang diperoloeh. (wan/pon/sal)

Print Friendly, PDF & Email