Kapolresta Jambi Kombes Pol Achmad Fauzi: 2 Pelaku Politik Uang di Pilkada Kota Jambi Terus Diperiksa

Kapolresta Jambi Kombes Pol Achmad Fauzi. Poto/ist

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Tim penyidik Polresta Jambi terus melakukan pemeriksaan terhadap dua orang pelaku terkait politik uang (Money politik) Pilkada Kota Jambi 2018.

Kedua pelaku yang ditangkap pihak kepolisian di tempat yang berbeda, Jumat (29/6-2018) kemarin, yakni Herman  (32) ditangkap di tempatnya bekerja, sedangkan Havif (38) ditangkap di salah satu Warung Soto Betawi di daerah Paal 2, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.

Kepala Polisi Resort Kota (Kapolresta) Kota Jambi Kombes Pol Achmad Fauzi ketika dikonfirmasikan reporterbrandanews.co.id, Sabtu (30/6-2018) mengatakan, dua orang pelaku yang sudah berhasil ditangkap sedang diperiksa pihak penyidik terkait pelanggaran Pilkada itu.

2 Pelaku politik uang di Pilkada Kota Jambi, yakni Herman dan Havif, hingga Sabtu (30/6-2018) masih menjalani pemeriksaan di Polresta Jambi. poto/pono

Hingga saat ini, kata Achmad Fauzi, kedua pelaku sedang menjalani pemeriksaan. “Kedua pelaku sedang menjalani pemeriksaan, termasuk salah seorang lainnya yang sedang dikejar pihak kepolisian,” ujarnya.

Sementara itu, Achmad Fauzi mengungkapkan, kedua orang pelaku yang sedang diperiksa pihak kepolisian, hingga saat ini statusnya belum dilakukan penahanan karena masih dalam proses penyidikan 1 X 24 jam.

Ditahan  atau tidak terhadap dua pelaku, kata Achmad Fauzi, kita tunggu hasil pemeriksaan yang sekarang masih berlangsung, sedangkan pelaku lain yang berinisial E  sedang dilakukan pengejaran oleh pihaknya.

Perlu di ketahui, terang Kapolresta Jambi Kombes Pol Achmad Fauzi, terkait UU Pilkada ini ada tiga penegak hukum yang menanganinya, yaitu Kepolisian, Kejaksaan, dan Panwas.

Sementyara itu, Suratno, Ketua Tim Advokasi pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Jambi Abdullah Sani – Kemas Alfarizi (SANI – IZI) mengatakan, pihaknya terus mengumpulkan bukti – bukti terkait pelanggaran Pilkada Kota Jambi 2018.

Selain politik uang, seperti yang sekarang sedang diperiksa pihak Polresta Jambi, kata Suratno, masih ada banyak bukti lain pelanggaran Pilkada yang jelas – jelas merugikan pasangan calon Nomor Urut I, SANI – IZI, dan bukti – bukti pelanggaran Pilkada semuanya akan dibawa pihaknya masuk kedalam proses hukum Pilkada. (wan/pon/wyu/sal)

Print Friendly, PDF & Email