Kejati Jambi Tidak Bisa Umumkan Kasus Korupsi Proyek Air Bersih Tanjab Barat

0
74
Kejati Jambi Andi Nurwinah

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi– Harapan masyarakat Jambi untuk bisa dapat mengetahui secara bertahap perkembangan pengusutan kasus dugaan korupsi, terkait proyek air bersih di Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjab Barat) yang ditangani pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, kandas.

Pasalnya, pihak Kejati Jambi tidak dapat memberikan keterangan untuk kepentingan eskspose kepada media karena penanganan kasus itu belum masuk ke ranah penuntutan. Padahal, kasus dugaan korupsi yang sudah menghabiskan uang rakyat tidak sedikit itu bukanlah persoalan baru disuarakan penggiat anti korupsi di daerah ini.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi Andi Nurwinah melalui Kepala Penerangan Kejati Jambi Dedy Susanto kepada reporterbrandanews.co.idmengungkapkan, pihaknya tidak dapat memberikan penjelasan terkait penanganan kasus dugaan korupsi proyek air bersih di Kabupaten Tanjungjabung Barat, dengan alasan kasus itu belum masuk keranah penuntutan.

Menurut Dedy Susanto, sesuai Inpres No 1 tahun 2016, perkara yang bisa di ekspose kepada media hanya perkara yang sudah masuk ketahap penuntutan. “Ini instruksi presiden, sehingga perkara yang belum masuk keranah penuntutan tidak dapat di ekspose kemedia,” kata Dedy Susanto.

Saat ditanya, apakah Inpres No 1 tahun 2016 itu juga berlaku dalam kasus dugaan korupsi yang ditangani pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kata Dedy Susanto, kalau di KPK Ia tidak mengetahuinya. “Silahkan tanya ke KPK, karena dirinya tidak dapat menanggapinya,” ujarnya. (sal/jul/dik)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *