Ketua DPD Gerindra Jambi Angkat Bicara Soal Penahanan Muhammadiyah oleh KPK

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Ketua DPD Gerindra Jambi Sutan Adil Hendra (SAH), angkat bicara soal ditahannya Muhammadiyah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait suap dalam pengesahaan RAPBD Jambi tahun 2018.

Seperti dikatakan Sutan Adil Hendra kepada reporter brandanews.co.id, Sabtu siang (20/7-2019), Muhammadiyah, Anggota DPRD Jambi dari Fraksi Gerindra, merupakan politisi partainya yang cukup kesatria.

“Saat KPK menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus itu Ia (Muhammadiyah) langsung mengundurkan diri dari partai sekaligus dari posisinya sebagai anggota dewan, dan sekarang penggantinya juga sudah dilakukan,” terang Sutan.

Sekarang ini, lanjut Sutan Adil Hendra, DPD Gerindra Jambi sedang mempersiapkan kuasa hukum terhadap Muhammadiyah jika nanti dibutuhkannya. “Kalau Muhammadiyah membutuhkan kuasa hukum (pendampingan hukum), kita Gerindra siap memberikan itu,” ujar Sutan.

Menurut Sutan, apa yang dilakukan Muhammadiyah dalam sikapnya menjaga partainya terkait setelah ditetapkannya yang bersangkutan sebagai tersangka, tentu Gerindra menyikapi itu secara positif demi terjaganya partai ini.

“Itu sikap yang luar bisa, dan karena itu sebaliknya Gerindra akan memberikan dukungan terkait proses hukum yang sedang dihadapi Muhammadiyah di KPK,” terang Sutan Adil Hendra.

Muhammadiyah, politisi Partai Demokrat yang duduk di DPRD Jambi, dilakukan penahanan oleh KPK terkait kasus suap RAPBD Jambi tahun 2018, bersama dua politisi Partai Demokrat, yakni Effendi Hatta dan Zainal Abidin, serta Asiang pengusaha, Kamis (18/7-2019) lalu. (wyu/sal/dik)

Print Friendly, PDF & Email