Kisah Nabi Luth, Cerita Kaum Sodom Kembali Heboh di Medsos Jambi

Ngeri, ngeri sekali, dan pastinya begitu menangkutkan kita semua. Sebab ? Pasca disahkannya pernikahan sesama jenis di 30 negara di bagian Amerika Serikat, dan Ibu Kota Washington DC, menandakan kebangkitan kaum Sodom di abad ke-21. Ingat, kaum sodom merupakan umat Nabi Luth As yang dimusnakan Allah SWT.

Kemenangan kaum sodom di Amerika itu terus menjalar ke belahan bumi lainnya, termasuk Indonesia. Hal ini ditandai dengan banyaknya bermunculan komunitas gay dan lesbi di kota-kota besar, termasuk di Jambi yang belakangan ini juga cukup dihebohkan di Media Sosial (Medsos).

Kebangkitan kaum sodom di Indonesia juga ditandai dengan lahirnya komunitas gay di jejaring sosial Facebook. Melalui komunitas ini, para pecinta sesama jenis mengumbar nafsu dan melakukan transaksi seks dengan bebas.

Dalam riwayat Nabi Luth (1950-1870 SM) diceritakan, kaum sodom merujuk pada kota besar di Yordania yang bernama Kota Sodom. Riwayat ini juga diceritakan dalam kitab agama Yahudi dan Kristen.

Nabi Luth adalah anak keponakan Nabi Ibrahim. Ayahnya bernama Haran (Abaraan) bin Tareh, saudara kandung Nabi Ibrahim yang kembar dengan pamannya yang bernama Nahor.

Bahkan, beberapa waktu lalu di salah satu stasiun TV swasta di Jambi, sempat memperdebatkan sepenggal cerita LGBT dalam diskusi. Namun, sayangnya tidak secara jelas siapa yang dimaksudkan dalam LGBT itu. Namun yang pasti, kisah kaum sodom dan kisah Nabi Luth As, lima tahun lalu tidaklah dihebohkan dan berbeda sekarang ini.

Padahal siapapun mengetahui, di daerah ini ada beberapa titik tempat mangkalnya kaum waria (bencong) yang pastinya menunggu bagi pemuas nafsu sesama jenis seperti yang disebutkan di zaman Nabi Luth kaum sodom itu. Mungkin, pendapat itu hanyalah membidik tempat pertemuan kaum sodom di daerah ini. Mudah, mudahan begitu maksud hebohnya kisah Nabi Luth yang terus menjadi pembahasan.

Akhirnya, untuk itu marilah kita bersama – sama memanjatkan do’a di Bulan Suci Ramadhan ini yang merupakan bulan penuh berkah, bulan pengampunan dosa, dan sebagainya, kisah Nabi Luth dengan latnat Allah SWT terhadap kaum sodom terhindar dari kita semua, tidak terkecuali para pemimpin kita untuk juga kita do’akan. (***)

Noer Faisal / Pemimpin Redaksi

Print Friendly, PDF & Email