LPKNI Terus Desak Pemerintah Tarik Tabung Gas ‘Melon’ SNI 1452-2007

YLKI gelar demo damai perjuangkan hak konsumen terkait Hari Hak Konsumen Se-Dunia, Kamis (15/3-2018). poto/ist

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI), terus mendesak pemerintah supaya segera menarik tabung gas 3 Kilo, atau juga yang dikenal tabung gas ‘melon’ SNI 1452-2017, dan menggantinya dengan tabung serupa SNI 1452-2011.

Upaya itupun dilakukan LPKNI, dengan menggelar aksi demo secara damai bersama Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia YLKI) Jambi di kantor Gubernur dan kantor DPRD Jambi, berkaitan memperingati Hari Hak Konsumen Se – Dunia, Kamis (15/3-2018).

Ketua Umum LPKNI Pusat Kurniadi Hidayat dalam keterangannya kepada reporterbrandanews.co.idmengungkapkan, pihaknya tidak akan berhenti mendesak supaya tabung gas 3 kilo yang tidak sesuai standar sehingga membahayakan konsumen yang menggunakannya.

“Secara bersama – sama, antara pihaknya dengan Pemerintah Provinsi Jambi maupun DPRD Jambi supaya mendesak agar tabung gas 3 kilo SNI 1452-2007 ditarik dari peredarannya karena sangat membahayakan masyarakat yang menggunakannya,” terangnya.

Dikatakan, Kurniadi Hidayat, berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 47 tahun 2012, tabung gas SNI 1452-2007 ditarik, dan selanjutnya diganti dengan tabung gas SNI 1452-2011.

Artinya, kata Kurniadi Hidayat, sikap itu sudah jelas artinya tabung yang tidak memiliki standar tersebut harus ditarik dari peredarannya. Dan ini tentunya dapat disikapi karena pentingnya keselamatan masyarakat ketimbang kelangkaan gas 3 kilo akibat proses penarikan tabung gas SNI 1452-2007 tersebut.

“Saatnya konsumen bicara bila merasa dirugikan. Pembeli adalah Raja dan pembeli juga adalah konsumen,” ujarnya.

Bahkan, jika dikaitkan dengan sikap mantan Presiden Amerika Serikat John F Kennedy dalam Kongres 15 Maret 1962, dan selanjutnya ditetapkan sebagai Hari Hak Konsumen Se – Dunia, tegas mengungkapkan, konsumen adalah kelompok ekonomi terbesar yang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh hampir setiap keputusan ekonomi publik dan swasta.

Terkait memperingati Hari Hak Konsumen Se – Dunia, LPKNI bersama YLKI membagikan selebaran yang berisikan konsumen harus cerdas, di sejumlah titik di kawasan Telanai Pura, Kota Jambi.

“Hak-hak konsumen dilindungi undang-undang Nomor 8 tahun  1999 tentang Perlindungan Konsumen,” ungkap Kurniadi Hidayat.

Berikut adalah beberapa hak bagi konsumen:

1. Hak memilih barang atau yang akan dikonsumsi. 2. Hak mendapat kompensasi dan ganti rugi. 3. Hak dilayani, diperlakukan dengan baik tanpa diskriminasi. 4. Hak mendapat advokasi dan perlindungan serta upaya penyelesaian sengketa. 5. Hak didengar pendapat dan keluhannya. 6. Hak atas keamanan, kenyamanan, keselamatan dalam mengkonsumsi. (sal/pon/fri)

Print Friendly, PDF & Email