Makna Dibalik Hari Air Sedunia, Jambi Peringati di Lokasi Pintu Air Sungai Tembuku

Seperti tahun sebelumnya, Peringatan Hari Air Sedunia dilaksanakan Balai Wilayah Sungai Sumetara (BWSS) VI di dilokasi Pintu Air Sungai Tembu. Poto/sal

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Pemahaman serta perhatian khusus yang kurang dari masyarakat global pada pentingnya keberadaan air bersih adalah salah satu alasan dibalik World Water Day.

World Water Day atau Hari Air Sedunia adalah perayaan tahunan yang dilakukan untuk kembali menarik perhatian publik pada pentingnya air bersih dan penyadaran untuk pengelolaan sumber-sumber air bersih yang berkelanjutan.

Hari Air sedunia diperingati setiap tanggal 22 Maret, peringatan ini pertamakali diumumkan pada siding umum PBB ke-47 pada tanggal 22 Desember 1992 di Rio de Janeiro, Brasil.  Peringatan hari ini mulai pada tahun 1993 untuk memotivasi publik untuk memberikan dukungannya dalan konservasi air dengan mengurangi penggunaan keran air sepanjang hari.

Setiap tahunnya Hari Air Sedunia ini mengusung tema-tema khusus, sebagai contoh pada tahun 2009 dengan tema “Shared water, shared opportunities” atau “Air Bersama, Peluang Bersama.”

Mengapa Hari Air Sedunia Dirayakan?

PBB bersama anggota Negara yang merayakan kampanye ini menerapkan rekomendasi dari PBB untuk mempromosikan konservasi air secara global melalui kegiatan yang nyata.  Kampanye ini secara khusus dipromosikan oleh salah satu badan PBB setiap tahun dengan melibatkan masyarakat untuk mendengarkan dan memahami tentang masalah air serta koordinasi dengan kegiatan internasional untuk Hari Air Dunia. Sejak awal perayaan acara ini, UN-Water telah bertanggung jawab untuk memilih tema dari World Water Day, serta menyampaikan pesan global dan memimpin Badan PBB untuk merayakan World Water Day.

Negara-negara anggota PBB dan berbagai LSM dan organisasi non pemerintah juga terlibat dalam gerakkan promosi konservasi air bersih yang memfokuskan pada perhatian publik terhadap isu-isu kritis air. Selama peringatannya, seluruh masalah-masalah air memiliki garis besar dalam bagaimana masyarakat yang tidak dapat mengakses air bersih dan lainnya.

“Better water, Better Jobs”

Pada tahun 2016, tema Hari Air Sedunia ialah “Water and Jobs” atau “Air dan Pekerjaan”. Hari ini, hampir setengah dari jumlah pekerja di dunia sebesar 1,5 miliyar orang bekerja di dalam pekerjaan yang memiliki hubungannya dengan air dan hampir seluruh pekerjaan bergantung pada air. Namun, dari jutaan orang yang bekerja di dalam bidang yang memiliki kaitannya dengan air sering kali tidak mendapatkan pengakuan atau perlindungan dari hak dasar sebagi buruh.

Tema pada tahun 2016, memperlihatkan bagaimana kuantitas dan kualitas air yang cukup dapat mengubah kehidupan dan mata pencaharian, bahkan mengubah keadaan masyarakat serta ekonomi.

Hari Air Sedunia, Jambi Gelar di Kawasan Pintu Air Sungai Tembuku

Sementara itu, dalam pelaksanaan memperingati Hari Air Sedunia di Provinsi Jambi, Kamis, 22 Maret 2018 mendatang, kabar yang diperoleh reporterbrandanews.co.id, Senin (19/3-2018), dilaksanakan di kawasan pintu air Sungai Tembuku, Kasang, Kota Jambi. Lokasi ini, juga tempat digelarnya peringatan Hari Air Sedunia, tahun 2017 lalu.

Untuk diketahui, pintu air Sungai Tembuku dibangun Balai Wilayah Sungai Sumatera (WBSS) VI, Direktorat Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU/PERA), selain berfungsi untuk mengendalikan banjir terhadap kawasan Kota Jambi, pembangunan Jambi Flood Control (JFC) yang diresmikan tahun 2016 lalu, disebutkan  juga memiliki peran sebagai penyaring tidak masuknya sampah ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari. (sal/sumber – NG)

Print Friendly, PDF & Email