Membangun Popularitas Lewat Banjir dan Jalan Rusak

INFRASTRUKTUR dibangun, infrastruktur ditata, dan infrastruktur dibenahi, memang sudah semestinya menjadi tanggungjawab pemerintah.

Lantas, karena itupula, siapapun pemimpinnya, entah itu presiden, entah itu gubernur, entah itu bupati maupun walikota, bertanggungjawab untuk membangun infrastruktur yang terbaik untuk rakyat yang dipimpinnya.

Karena apa ? Rakyat punya hak menuntut kepada pemerintah agar infratsruktur mesti bagus, seperti jalan mulus, jembatan baik, banjir terbebaskan, irigasi juga bagus, dan begitulah selanjutnya permintaan rakyat yang mesti dianggap wajar karena pajak pembangunan dipungut kepada rakyat.

Tetapi kenyataannya menjadi aneh, jalan rusak, banjir terjadi, malah dijadikan pemimpin kebanyakan di daerah justru dijadikan alat untuk mendongkrak popularitasnya. Misalya, melihat jalan rusak melihat banjir seakan dianggap bentuk kepedulian kepada rakyat.

Apa ini tidak aneh ? Dan malah, ketika seorang gubernur melihat banjir, seorang gubernur meninjau jalan rusak, dan begitu juga sebaliknya, entah walikota, entah bupati, kehadiran mereka dianggap bentuk kepedulian kepada rakyat yang seakan tidak ingin terkalahkan untuk mendapatkan porsi popularitas itu.

Dan akhirnya, rakyat seperti saya dan kita semua menjadi begok dan terkadang ada dari kita yang terbawa arus pupolaritas yang dibangun pemimpin itu, di tengah rakyat menderita karena jalan rusak, rakyat terpuruk ekonominya karena dihantam banjir.

Sekarang, kita semua harus mulai sepakat, kehadiran kepala daerah melihat jalan rusak, kehadiran kepala daerah melihat banjir, bukanlah suatu bentuk kepedulian pemimpin kepada rakyatnya. Tetapi, apapun yang dilakukan mereka (pemimpin) merupakan bentuk tanggungjawabnya kepada rakyat yang sudah memilihnya.

Ingat, kita sebagai rakyat jangan lagi memberikan ruang kepada pemimpin yang terus membangun popularitasnya karena meninjau jalan rusak, meninjau banjir, kita harus berteriak menuntut perbaikan karena kita dibebani tanggungjawab membayar pajak. (***)

Noer Faisal / Pemimpin Redaksi

Print Friendly, PDF & Email