Musik Bawah Tanah, Solidarits dan Kegiatan Kemanusiaan dalam Launching Album Biang Raw

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Tradisi memainkan musik bawah tanah (underground) masih ada di Kota Jambi. Musik bawah tanah telah menjadi warna khususnya anak muda di daerah ini.

Musik bawah tanah cukup dinikmati penggemarnya, sebagai sarana sosial, hingga perlawanan. Terkait peran musik bawah tanah, Ismet (35 tahun) , salah satu personil Biang Raw berkata “Kalo kita kembli ke basicnya, sosial sih Sosial, pergerakan Menikmati?, Ya harus, karena satu sisi kalau kita tidak nyaman, untuk apa melakukan ini? Itu inti yang sebenarnya. Ismet juga menjelaskan bahwa musik bawah tanah adalah musik perlawanan. Yang pasti, melawan sebuah sistem yang salah dalam Negara ini itu harus,” lanjut Ismet

Eksistensi musik bawah tanah di kota jambi telah kita saksikan malam ini (22/09) dalam acara launching album Biang Raw dari pukul 16:00 hingga 01: 30 (23/29) di Rambu House. Lokasi tersebut terletak di Jalan Kapten A. Hasan, Lorong Pemancar TVRI, Simp. IV Sipin, Kecematan Telanaipura. Terdapat 14 band yang tampil dalam acara ini, termasuk Biang Raw sebagai band utama.

Dalam sesi wawancara Ismet barakata “Kebetulan saya dari Biang Raw. Kita launching album pertama Biang Raw. Insya Allah tahun depan, bulan 2 kita akan tour pulau jawa, bali, Lombok.”

Selain untuk peluncuran dan memperkenalkan karya dari Biang Raw, acara ini juga digunakan untuk kegiatan kemanusiaan, yaitu donasi untuk korban gempa di Lombok. Acara ini tidak menggunakan tiket untuk masuk, malainkan hanya ajakan untuk berdonasi. Bahkan sisa dari dana untuk mengadakan acara tersebut, didonasikan seluruhnya sebagaiamana yang dikatakan Ismet.

Terkait hal ini, Arif (27) yang aktif dalam musik bawah tanah, dan menjadi MC dalam acara ini, berkata “Setiap insan manusia diberi kesusahan dan setiap manusia itu harus menjadi insan yang pengasih. Kalau kita melihat orang menderita, kita harus membantu, karena manusia itu diciptakan Tuhan untuk menjadi makhluk sosial, dan kita harus membantu untuk sesama” katanya. (sobar alfahri)

Print Friendly, PDF & Email