PDAM Tirta Mayang Bergegas Bangkit 2018

0
73
BRANDANEWS. CO.ID –  Sebentar lagi, Instalasi Pengolahan Air (IPA). Atau yang juga disebut Water Treatment Plant, dapat segera beroperasi. Itu artinya, pihak perusahaan daerah yang mengelola  air bersih di Kota Jambi sedang bergegas bangkit menju 2018.
Rencananya, Menteri  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU/PERA) akan meresmikan proyek senilai Rp 75 miliar yang anggarannya bersumber dari APBN.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mayang memegang peranan penting dalam menyahuti kebutuhan air bersih masyarakat Kota Jambi. Sekarang, perusahaan milik daerah ini sudah tidak lagi ‘tidur’ seperti yang dianggap selama ini.
Trobosan pembangunan infrastruktur air bersih yang dibutuhkan pihak PDAM Tirta Mayang, satu persatu berhasil diwujudkan dan ini tentunya tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Pusat yang digelindingkan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU/PERA).
Seperti halnya pembangunan Water Treatment Plant. Atau yang disebut Instalasi Pengolahan Air (IPA). Tidak tanggung – tanggung, pembangunan IPA yang sedang dikerjakan pembangunannya oleh PT  Paesa Pasindo Engineering itu menelan anggaran sebesar Rp 75 miliar lebih. Dan pembangunan IPA ini dijadikan pilot projek dengan mengandalkan otometic sistem berkapasitas600 liter/detik.
Direktur Utama PDAM Tirta Mayang Erwin Jaya Zuchri secara khusus kepada brandanews belum lama ini mengatakan, pembangunan IPA dengan konstruksi beton menggunakan atometic sistem merupakan proyek percontohan satu – satunya di Indonesia, dan akan berproduksi tahun 2017 mendatang.
Sekarang ini, dikatakan Erwin jaya Zuchri, PDAM Tirta Mayang telah memiliki IPA, seperti IPA Broni dengan kapasitas terpasang 550 liter/detik, IPA Benteng dengan kapasitas terpasang 170 liter/detik, IPA Aur Duri dengan kapasitas terpasang 200 liter/detik, IPA Tanjungsari dengan kapasitas terpasang 100 liter/detik, IPA Jambi Kota Seberang (JKS) dengan kapasitas terpasang 60 liter/detik.
Artinya, seluruh IPA yang ada itu sekarang ini telah berhasil melakukan produksi air bersih mencapai 1.080 liter perdetik, dengan demikian jika nantinya IPA beton yang dibangun itu beropersi PDAM Tirta Mayang sudah mampu memproduksi air bersih dengan kapasitas 1.680 liter/detik.
“Tentunya pembangunan IPA beton yang pembangunannya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2016, sangatlah membantu PDAM Tirta Mayang agar kebutuhan air bersih masyarakat daerah ini dapat tersahuti seperti yang diharapkan,” kata Erwin.
Menurut dia, terwujudnya pembangunan IPA beton otometic sistem dengan kasitas 600 liter/detik, tentunya tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kota Jambi dan kerja keras pihak PDAM Tirta Mayang, karena berhasil memberikan suatu keyakinan kepada Pemerintah Pusat kalau PDAM Tirta Mayang sangat membutuhkan IPA seperti itu. Apalagi, katanya menambahkan, IPA yang dibangun itu merupakan proyek hibah kepada pihaknya.
“Walikota Jambi Syarif Fasha memberikan dukungan skala prioritas agar produksi air bersih berstandar Standar Higienis dapat dinikmati seluruh pelanggan PDAM Tirta Mayang,” terang Erwin.
Terkait keterangannya itu, Dirut PDAM Tirta Mayang Erwin Jaya Zuchri menjelaskan, IPA beton yang sedang dibangun itu merupakan proyek Direktorat Jenderal (Dirjen) Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, setelah proyek itu selesai akan dilanjutkan dengan pembangunan Intake Air Baku dan pipanisasi yang akan dilaksanakan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI, Dirjen Sumber Daya Air. (noer faisal/adv)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *