PDAM Tirta Mayang Targetkan 10.000 Sambungan Baru Tahun 2019

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mayang Jambi, tahun 2019 ini menargetkan 10. 000 sambungan baru.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Mayang Jambi Erwin Jaya Zuchri kepada reporterbrandanews.co.id, Senin (14/1-2019) di ruang kerjanya mengatakan, sekarang ini pelanggan PDAM tercatat sebanyak 78. 000 pelanggan.

“Sekarang, tahun 2019, PDAM ini menargetkan 10.000 sambungan baru, sedangkan menyangkut produksi air maupun kualitas air yang disuplai kepada pelanggan tidak ada masalah,” kata Erwin.

Selanjutnya, Erwin saat ditanya terkait adanya protes menyangkut soal kenaikan tarif air dari Rp 2000/kubik menjadi Rp 4000/kubik, secara tegas dikatakannya, kenaikan tarif air itu berdasarkan Permendagri Nomor 70 dan Nomor 71 tahun 2016.

Disamping itu, dalam pelaksanaan kenaikan tarif air PDAM juga diperkuat dengan Peraturan Walikota (Perwal). Jadi terang Ia, kalau kenaikan tarif air itu di protes, atau tidak disetujui semestinya yang harus dibatalkan itu Perwal, bukan ribut ke arah yang lain, seperti mempersoalkan jabatannya sebagai Dirut PDAM.

“Tidak akan terjadi penurunan tarif air karena protes itu selagi Perwal tidak dibatalkan. Bahkan, kami melihat yang melakukan protes itu belum tentu pelanggan PDAM Tirta Mayang,” ujar Erwin.

Dalam keterangannya, kenaikan tarif air PDAM Tirta Mayang dari Rp 2000/kubik menjadi Rp 4000/kubik, masih berada dikisaran bawah jika dibandingkan sejumlah daerah lain di Indonesia yang rata – rata sudah mengalami kenaikan 300%/kubik, dan belum lagi sudah 10 tahun tarif air PDAM Tirta Mayang tidak pernah mengalami kenaikan. (wahyu/nofri/sal)

Print Friendly, PDF & Email