PDI-P Jambi Pecat Pelaku Pembakaran Kotak Suara di Sungai Penuh

Ketua DPD-P Jambi Edi Purwanto.poto/wahyu

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Jambi Edi Purwanto mengungkapkan secara tegas, pihaknya memberikan ancaman pemecatan terhadap kadernya yang melakukan pembakaran kota suara Pemilu 2019 di Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi.

Dalam keterangannya kepada reporter brandanews.co.id  di kantor DPD PDI-P Jambi, Senin (22/4-2019), Edi Purwanto mengatakan, kadernya yang juga merupakan Caleg DPRD Kota Sungai Penuh berinisial KS (53) terancam pemecatan, dan sekarang sedang di proses.

PDI-P, kata Edi Purwanto, tidak mentolerir tidakan pembakaran kota suara yang dilakukan kader PDI-P di Kota Sungai Penuh itu.

“Jika nanti terbukti tindakan pelaku PDI-P Jambi, dipastikan akan melakukan pemecamatan,” terangnya.

Sekarang ini, kita tunggu proses hukum terkait kasus yang melibatkan KS bersama dua orang lainnya yang sekarang sudah dilakukan penahanan oleh pihak kepolisian di daerah itu.

Lebih lanjut Edi Purwanto mengatakan, terkait kasus pembakaran kota suara karena adanya dugaan pelanggaran Pemilu, misalnya, semestinya tidak dilakukan dengan cara seperti itu.

“Mestinya, harus ditunggu proses yang dilakukan pihak Gakumdu dan Bawaslu, dan bukan dilakukan tindakan anarkis dengan membakar kota suara seperti itu. Apalagi PDI-P menjujung tinggi proses Pemilu,” ujarnya lagi.

Selanjutnya dilaporkan, Polisi  menangkap pelaku pembakaran kotak suara di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Minggu (21/4/2019).

Siapa sangka, pelaku pembakaran kotak suara adalah seorang calon anggota legislatif dan Panitia Pengawas Kecamatan (panwascam) Tanah Kampung Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Sebelumnya masyarakat Kerinci dihebohkan dengan pembakaran kotak suara pada Kamis (18/4/2019) sekitar pukul 04.30 WIB.

Akibatnya belasan kotak suara Pemilu 2019 beserta dokumen di dalamnya musnah terbakar. (wyu/dik/sal)

Print Friendly, PDF & Email