Pelebaran Jalan dan Membangun Fly Over Solusi Mengurai Kemacetan

Kondisi ruas jalan Gatot Subroto – Simpang Jelutung kondisi banjir. foto/Brandanews

Provinsi Jambi, salah satu daerah yang terus maju dan berkembang. Lantas, persoalan kemacetan lalulintas di ruas – ruas jalan yang semakin meluas, sehingga sudah perlu dicari solusinya, seperti kemacetan yang terjadi di Kota Jambi sejah beberapa kurun waktu belakangan.

Seperti apa langkah yang mesti diambil Pemerintah di daerah ini dalam mengatasi kemacetan. Berikut wawancara reporter brandanews.co.id Noer Faisal dengan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi Ivan Wirata, ST, MM, MT, belum lama ini.

Seperti apa Anda melihat tingkat kemacetan arus lalulitas, seperti contoh yang terjadi di wilayah Kota Jambi ?

Dalam kurun waktu tiga tahun belakangan ini, kemacetan arus lalulintas yang terjadi harus diakui terjadi peningkatan, dan itu tidak dapat terelakan karena kemajuan pembangunan yang begitu pesat serta mendorong meningkatnya jumlah kendaraan.

Artinya, sudah sebegitu mendesaknya dilakukan solusi untuk mengurai kemacetan itu ?

Bukannya mendesak,. Tetapi ditengah kemajuan yang begitu pesat di wilayah Kota Jambi sekarang ini, langkah untuk mengurai kemacetan juga harus seimbang dilakukan, dengan demikian harapan untuk menjadikan daerah ini sebagai kota metropilitan menjadi lebih nyata dapat terwujud.

Lantas seperti apa langkah yang harus dilakukan ?

Pemerintah Kota Jambi, pastinya tidak dapat berdiri sendiri sehingga harus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi, atau sebaliknya, dalam upaya meningkatkan kelancaran lalulitas, serta mengatasi pertumbuhan lalulintas itu, dalam membangun infrastruktur jalan seperti fly over.

Pembangunan fly over sudah segera mesti diwujudkan, dan salah satu langkah mengurai kemacetan tidak ada cara lain terkecuali membangun fly over.

Seperti contoh, terkat kemacetan yang terjadi selama ini di ruas jalan Sipin, Mayang, untuk mengatasi kemacetan di kawasan itu pembangunan fly over (Jalan Layang Sp Mayang – Tugu Juang, Kota Jambi, menjadi salah satu solusi yang dimaksudkan dalam mengurai kemacetan itu.

“Apalagi, rencana pembangunan fly over yang sempat direncanakan Pemerintah Provinsi Jambi di era gubernur sebelumnya, sudah dilakukan study kelayakan tahun 2011, dan sebagian sudah dilakukan pembebasan lahan yang diperuntukan pelebaran bahu jalan, dan tahun 2017 harus dibangun karena tingkat LHR – nya semakin tinggi sehingga dapat mengakibatkan traffic jump, atau kemacetan total lampu merah tidak berfungsi, ” kata Ivan Wirata.

Dengan adanya pembangunan fly over , seperti Simpang Mayang, Tugu Juang, bisa dipastikan sebagai langkah tepat solusi mengurai kemacetan itu.

Artinya, kemacetan lalulintas sebagai penyebab kemajuan daerah ini yang berkembang sebegitu pesatnya ?

Sudah pasti, setiap pembangunan akan mengalami dapat positif maupun dampak negatifnya, salah satu contoh Provinsi Jambi, tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi membawa pengaruhdalam kehidupan sehari – hari, terutama pertumbuhan dunia otomotif, dengan banyaknya kendaraan pasti berdampak dengan lintas harian rata – rata (LHR) yang semakin meningkat juga.

Untuk mengatasi kemacetan itu, mesti dibangun dengan segera mungkin yang disebut jembatan layang. Mudah – mudahan antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi dapat bersinergi mewujudkan pembangunan itu. (***)

Print Friendly, PDF & Email