Pembangunan Jalan Nasional Akses Muara Sabak, Ini Kata Junaidi: Insya Allah, Target Penyelesaian Tercapai  

Kepala BPJN Wilayah IV Ir Junaidi ketika memberikan penjelasan terkait pembangunan akses jalan nasional di Provinsi Jambi kepada reporter brandanews. Sabtu (7/10-2017). Poto/pono

BRANDANEWS. CO.ID/NewsJambi – Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IV, Direktorat Jenderal Bina Marga, Ir Junaidi mengatakan, pihaknya terus mengawasi pembangunan di ruas jalan nasional di Provinsi Jambi, seperti akses jalan menuju Muara Sabak, Kabupaten Tanjungjabung Timur.

Dalam keterangannya kepada reporter brandanews.co.id, Sabtu (7/10-2017), Junadi menjelaskan, tahun 2017, pembangunan ruas jalan nasional sepanjang 60 kilometer dari Jembatan Batanghari II – Zona V – Muara Sabak, dialokasikan anggaran APBN sebesar Rp 120 miliar.

Akses jalan nasional Muara Sabak dikebut pengerjaannya, selanjutnya kualitasnya juga mendapat pengawasan ekstra ketat. Poto/pono

Sekarang ini, target pencapaian pengerjaannya dilapangan cukup baik namun tetap diawasi secara ekstra ketat, supaya nantinya jalan yang dibangun ini bisa bertahan sesuai waktu atau umur jalan itu.

“Jalan ini diawasi tidak saja menyangkut target menyelesaiannya. Namun, kualitas juga menjadi perhatian utama bagi pihaknya,” kata Junaidi.

Selanjutnya, Junaidi mengatakan, pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Muara Sabak, dibangun dengan kualitas regid beton (regid pavement), sehingga jalan ini nantinya betul – betul dapat berperan dalam mendukung akses jalan menuju Pelabuhan Muara Sabak.

“Harapan kita ke depan, keberadaan Pelabuhan Muara Sabak dapat beroperasi maksimal karena akses jalan yang menghubungkannya  sudah cukup mendukung,” terangnya.

Menurut Junaidi, terdapat sekitar 12 kilometer akses jalan di ruas jalan yang menghubungkan Muara Sabak, tepatnya di titik Pelabi, pihaknya harus mengkaji secara ekstra karena kontur tanahnya rawa, dan itulah mengapa belum dapat dilaksanakan pembangunan di daerah itu.

“Kontur tanahnya berawa, sehingga harus diteliti dulu supaya nanti badan jalan yang dilaksanakan dengan regid beton tidak terjadi ambrol atau runtuh,” ujar Junaidi.

Disamping itu, Kepala BPJN Wilayah IV Junaidi meyebutkan, untuk menuntaskan pembangunan akses jalan nasional Muara Sabak masih membutuhkan anggaran Rp 200 miliar, dan diharapan APBN tahun 2018 dapat mengalokasikan anggaran tersebut.

Ia, kata Junaidi, merespon positif langkah Gubernur Jambi Zumi Zola yang terlihat intensif melakukan upaya kepada pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU/PERA) agar akses jalan nasional itu dibangun untuk mendukung urat nadi perekonomian Jambi.

Akses jalan nasional Sijinjang juga berperan penting sebagai akses jalan menuju Pelabuhan Muara Sabak dan Pelabuhan Talangduku di Kabupaten Muarojambi. Poto/pono

“Gubernur Zola cukup serius menginginkan akses jalan nasional di daerah ini bisa segera dituntaskan, dan ini tentunya perlu diapresiasi oleh kita semua,” sebutnya.

Sedangkan menyangkut akses jalan nasional Sijenjang yang menghubungkan akses Muara Sabak dan akses Pelabuhan Talang Duku, dari panjang jalan mencapai 1, 8 kilometer, sekarang ini sedang dilaksanakan pembangunannya sepanjang 800 meter, dengan anggaran yang dialokasikan APBN tahun 2017 sebesar Rp 16 miliar.

Dikatakan Junaidi, sisa panjang jalan akses Sijinjang sepanjang 1 kilometer, tidak tertutup kemungkinan akan dilaksanakan tahun 2018, sesuai alokasi anggaran nantinya. (sal/pon/fri)

Print Friendly, PDF & Email