PEMBANGUNAN TERANCAM: Plt Gubernur Jambi Didesak Ganti Sejumlah Pejabat PU/PR Terperiksa KPK

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU/PR Jambi Ir Tetap Sinulingga bersama reporter brandanews.co.id/poto/pono

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi Fachrori Umar didesak untuk segera mengganti sejumlah pejabat di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU/PR) Jambi. Bahkan,  jika ini tidak segera dilakukan, pembangunan infrastruktur tahun ini bakal menghadapi masalah karena rendahanya penyerapan anggaran seperti tahun 2017 lalu.

“Ini jelas sangat membahayakan, pasca Operasi Tanggap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap RAPBD Jambi 2018, malah menimbulkan suatu kekuatiran yang berlebihan yang dilakukan para pejabat di Dinas PU/PR Jambi,” kata Koordinator Gerakan Rakyat Korban Kebijakan (GRAKK) H Hasan kepada reporter brandanews.co.id, Rabu (16/5-2018).

Akibatnya, kata Hasan, walaupun kondisi sekarang sudah memasuki bulan Mai 2018, penandatanganan kontrak masih banyak yang belum dilakukan, sementara pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) Jambi sudah melelang dan selanjutnya menetapkan pemenang tender proyek di Dinas PU/PR Jambi.

“Kapan lagi kontraktor pemenang tender mau berkerja sementara waktunya saja sudah semakin sempit sementara kontrak belum juga ditangani,” kata Hasan, sembari mengakui itulah yang sekarang dialami pihak rekanan.

Menurut Hasan, sikap ketakutan pasca OTT KPK yang dilakukan pejabat PU/PR, seperti yang terus ditunjukan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU/PR Jambi Tetap Sinulingga, jelas merupakan sikap yang menghambat pembangunan sedangkan dampaknya jelas dirasakan masyarakat karena semakin meluasnya kerusakan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan di Provinsi Jambi.

“Itukan jelas konsekuensi jabatan, kalau mereka kerja bagus tentu tidak melanggar hukum. Tetapi, jangan pura – pura tangkut supaya kontraktor pemenang tender supaya ‘nyorong’ seperti yang dilakukan selama ini,” katanya.

Selain di Bidang Bina Marga, bidang lain seperti Bidang SDA, Bidang Perkim, dan bidang lainnya kondisi ketakutan itu terus dipertontonkan pejabat di masing – masing bidang tersebut.

“Kalau takut, lebih baik mundur, atau Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar segera mengganti mereka karena kalau terus dibiarkan masyaralat yang sengsara karena lambatnya roda pembangunan,” ujarnya.

Kalau pendapat saya, kata Hasan, pejabat di Dinas PU/PR yang sempat diperiksa KPK, walaupun kapasitasnya sebagai saksi dalam pemeriksaan itu untuk segera diganti, karena bagaimanapun kalau sekarang mereka takut pasti ada hal aneh dari sikap mereka itu.

Hal senada juga dikatakan Nasroel Yasier,  menurut Direktur Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gransi)itu, kekuatiran poasca OTT KPK yang ditunjukan pejabat di Dinas PU/PR, jelas akan berdampak buruk terhadap kepemimpinan Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar.

“Apa alasan mereka takut pascar OTT KPK, kalau mereka itu kerjanya benar. Jangan, OTT KPK justru dimanfaatkan dengan tujuan tertentu sehingga akan menimbulkan masalah baru karena kertakutan pejabat tersebut,” ujar Nasroel.

Kondisi semaca ini, dikatakan Nasroel, tidak boleh terus dibiarkan karena akan berdampak buruk terhadap kiner Pemerintah Provinsi Jambi yang mengemban misi pembangunan Jambi Tuntas 2021.

“Kalau mereka takut ganti saja, masih banyak ASN yang lebih memupuni dari mereka yang ada sekarang di Dinas PU/PR. Apalagi, kondisi ini akan mengancam tidak saja pembangunan Jambi tetapi kepemimpinan Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar,” terang Nasroel.

Sementara itu, secara terpisah Kepala Biro Humas Protokol Pemerintah Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, sebenatra lagi akan digelar rapat untuk mengevaluasi kinerja ASN di seluruh OPD, kalau ternyata tidak sesuai harapan pasti akan diganti.

“Tunggu saja, sebentar lagi akan digelar rapat untuk mengevaluasi kinerja ASN di seluruh OPD, kita tunggu saja hasilnya nanti,” terang Johansyah.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PU/PR Jambi kepada reporter brandanews.co.id belum lama ini mengatakan, pihaknya sedang melakukan verifikasi secara teliti sebelum kontrak.

“Pasca  praktontrak seluruh perusahan pemenang tender dievaluasi ulang.  (sal/pon/wan)

Print Friendly, PDF & Email