Pemkot Jambi ‘Getol’ Bangun Drainase, Banjir Kian Parah di Ruas Jalan Yunus Sanis

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Walaupun terus mendapat sorotan banyak pihak, namun Pemerintah Kota Jambi tetap ‘getol’ membangun drainase. Akibatnya, pembangunan itupun dianggap mubazir karena tidak mampu mengatasi banjir.

Kondisi itu terlihat di ruas Jalan Yunus Sanis, Kelurahaan Kebon Hadil, Kecamatan Jelutung, Rabu sore (16/5-2018) tergenang banjir di beberapa titik karena dilanda hujan.

Reporter brandanews.co.id melaporkan, akibat air hujan yang tidak masuk ke aliran drainase yang baru saja selesai pembangunannya, sehingga air hujan itupun mengalir secara liar ke pemukiman penduduk.

“Air hujan yang awalnya tergenang di badan jalan, dan selanjutnya mengalir ke daerah yang lebih rendah karena tidak berfungsinya drainase yang dibangun,” demikian dilaporkan.

Secara terpisah, pengakuan warga di daerah itu mengungkapkan, sejak dibangunnya drainase bukan justru dapat mengatasi banjir tetapi malah banjir semakin parah.

“Tumpahan air hujan yang tidak masuk ke aliran drainase sehingga air genangan itu mengalir kepemukiman penduduk, dan kondisi ini kian parah dari sebelum adanya pembangunan drainase,”Jamilah (45) warga Sp Puskesman Kebon Handil.

Menurur Jamilan, bagaimana air hujan bisa masuk ke dalam aliran drainase sementara drainase yang baru saja selesai pembangunannya ditutup dengan cor beton yang tujuannya untuk pelebaran badan jalan.

“Aneh, sudah tau kondisi daerah disini bergelombang malah drainasenya ditutup, bisa jadi banjir akan kian parah jika drainase ini terus dalam kondisi tertutup,” ujarnya. (sal/pon/wan)