BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Praktisi Hukum Musri Nauli SH mengungkapkan, penahanan terhadap tersangka gratifikasi Gubernur Jambi Zumi Zola oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini, Senin (9/4-2018), sudah lewat momentumnya.

Kalau KPK hari ini melakukan penahanan terhadap Gubernur Zola, kata Musri, momentumnya sudah lewat hampir empat bulan, dan mestinya Zumi Zola sudah harus ditahan saat KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait suap pengesahaan RAPB Jambi tahun 2018.

“Mestinya, empat bulan lalu KPK sudah menahan Zumi Zola terkait kasus suap RAPBD Jambi, tetapi kenyataanya justru Zumi Zola ditahan dalam kasus gratifikasi,” terang Musri Nauli kepada reporter brandanews, Senin malam (9/4-2017).

Sebab dikatakan Musri Nauli, terkait kasus OTT KPK, sangat tidak mungkin kasus suap RAPBD Jambi hanya melibatkan Pjs Sekda Jambi Erwan Malik, Pjs Kadis PU/PERA Jambi Arfan, Asisten III Setda Jambi Saipuddin, dan Anggota Banggar yang juga Ketua Fraksi PAN Jambi Supriono, tanpa ada keterlibatan Gubernur Zola dalam kasus suap tersebut.

Dasar itulah, dikatakan Musri Nauli, kalau sekarang KPK menahan Zumi Zola dalam kasus gratifikasi, tentu penahanan itu memontumnya sudah lewat, dan mestinya ketika OTT KPK itu Zumi Zola sudah ditahan. (sal/guh/pon)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *