TERNYATA, Komisi III DPRD Awal Bergulir Pengesahan RAPBD Jambi Berujung OTT KPK

0
1422
Tim penyidik KPK intensif melakukan penggeledahan di kantor Dinas PU/PERA Jambi, tampak tim penyidik KPK dikawal ketat pihak kepolisian bersenjata laras panjang. poto/nofri

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Ketua DPRD Jambi yang juga merupakan Ketua Badan Anggaran (Banggar) Cornelis Buston dalam keterangannya kepada reporter brandanews.co.id, Minggu (2/12-2017) mengungkapkan, pihaknya hanya menyetujui proses pengesahan RAPBD Jambi tahun 2018, dan tidak ikut mencampuri saat proses itu dilakukan di Komisi III DPRD Jambi.

Menurut Cornelis, awalnya Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang menyangkut bidang Komisi III dibahas di komisi itu sesuai yang diajukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan barulah selanjut itu masuk kepada Banggar setelah kesepatan antara Komisi III dengan SKPD yang tentunya kita yang ada di Banggar tidak mengetahuinya kesepakan apa itu.

Tetapi yang jelas dikatakan Cornelis Buston, Banggar yang diketuainya melakukan pengesahan anggaran setelah melalui proses di Komisi III bersama SKPD, sehingga Banggar sendiripun tidak mengetahui secara detail porsi anggaran terhadap item per item pembangunan yang dibahas di Komisi III itu.

Untuk jelasnya, dikatakan Cornelis sembari menyarankan lebih jelasnya menanyakan hal itu kepada pihak Komisi III, karena komisi itulah yang mengajukannya kepada pihak Banggar sebelum dilakukan proses pengesahan RAPBD Jambi tahun 2018.

“Saya dan anggota Banggar tidak mengetahui seperti apa proses pembahasan RKA yang diajukan SKPD ke Komisi III, termasuk meyangkut kebutuhan anggaran dalam membiayai pembangunan yang diajukan SKPD tersebut,” terangnya.

Ketua Komisi III DPRD Jambi Zainal Abdin hingga saat ini belum dapat dikonfirmasikan reporter brandanews.co.id, terkait proses RKA yang dibahas di Komisi III yang diajukan SKPD sebelumnya sempat berulang kali terjadi penolakan, dan akhirnya berujung OTT KPK dengan barang bukti uang sebesar Rp 4, 7 miliar, serta KPK telah menetapkan empat tersangka setelah dilakukannya pengesahan RAPBD Jambi tahun 2018.

Seperti yang diberitakan pasca OTT KPK, Selasa (28/11-2017), KPK telah menetapkan empat tersangka, yakni Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Jambi Erwan Malik, Plt Kadis PU/PERA Jambi Arfan, Asisten III Bidang pembangunan Jambi Saipudin, dan anggota Banggar DPRD Jambi Supriyono, dan sekarang keempat tersangka telah ditahan KPK di tempat tahanan yang berbeda di Jakarta. (sal/wan/jul)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *