Peredaran Miras Tidak Terkontrol Merugikan PAD, Pemkot Jambi Jangan Pilih Kasih Tindak Usaha Tanpa Ijin

0
2009
Port Of Distination didesak agar Pemerintah Kota Jambi mengambil tindakan tegas karena tidak memiliki ijin. Poto pon
BRANDANEWS.CO.ID – Aliansi Demokrasi Indonesia (ADI) dalam waktu dekat akan menggelar aksi demo, dengan dua genda aksi, seperti peredaran miras yang tidak terkontrol sehingga merugikan Pajak Asli Daerah (PAD) Kota Jambi dan sikap pilih kasih yang dilakukan pemerintah daerah terhadap perusahaan tempat hiburan tanpa ijin.
 
Aktivias Aliansi Demokrasi Indonesia (ADI) Amir Akbar kepada reporterbrandanews.co.id, Selasa (11/7-2017) mengungkapkan, peredaran minuman keras (miras) yang selama ini tidak terkontrol berdampak telah merugikan PAD Kota Jambi.
 
Bahkan, kata Amir Akbar, ketika pihaknya mempertanyakan kepada pihak Bea dan Cukai Jambi, sehugungan adanya stempel Bea dan Cukai dalam perijinan tempat hiburan malam, ternyata pihak Bea dan Cukai sama sekali tidak mengetahui jumlah peredaran miras di Kota Jambi.
 
Ini aneh, kata Amir Akbar, buat apa pihak Bea dan Cukai membubuhkan stempelnya di perijinan tempat hiburan malam sementara mereka tidak mengetahui jumlah miras yang beredar di daerah ini, dan begitu juga dengan instansi terkait lainnya.
 
“Ini pasti ada yang menyalah yang dilakukan oknum petugas yang mengatasnamakan instansinya. Kalau mereka diberikan kewenangan untuk mengawasi peredaran miras tentunya mereka tau berapa besar miras yang di pasok dari Palembang, Sumatera Selatan itu ke Jambi,” kata Amir Akbar.
 
Selanjutnya, aktivis ADI,Amir Akbar mengungkapkan, Pemerintah Kota Jambi jangan pilih kasih dalam melakukan tindakan tegas terhadap pengusaha tempat hiburan malam di daerah ini.
 
Sebab menurut dia, kalau sebelumnya Pemerintah Kota Jambi mengambil tindakan tegas terhadap Cafe ‘Momo’ di Kawan Simpang Kawat, dengan  berbagai tuduhan pelanggaran. Tetapi, bertolak belakang sikap Pemerintah Kota Jambi terhadap sudaha serupa Port Of Distination yang merupakan tempat usaha resto dan longe yang berada di Kawasan Talang Banjar, Kota Jambi.
 
Menurut Amir Akbar, Port Of Distination walaupun sudah terang – terang tidak memiliki ijin tetapi masih bisa tetap beroperasi, dan kondisi ini berbeda sikap yang dilakukan Pemarintah Kota Jambi terhadap cafe ‘Momo’ itu.
 
“Kita akan mengelar aksi untuk menutup tempat hiburan malam itu, dan begitu jugqa terkait peredaran miras yang berdampak merugikan PAD Kota Jambi,” kata Amir Akbar. (sal/jul/pis)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *