PERLUAS AKSES MASYARAKAT MASUK PERGURUAN TINGGI, SAH BOYONG KOMISI X DPR DAN MENRISTEKDIKTI KE JAMBI

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Komisi X DPR RI yang diketuai oleh Sutan Adil Hendra (SAH), melakukan kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Jambi (11/7-2019). Pada kesempatan ini turut hadir Dr. Totok Prasetyo, B.Eng., M.T Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kemenristekdikti RI dan 20 orang Anggota DPR RI yang membidangi pendidikan.

Kedatangan rombongan DPR RI ini disambut langsung pejabat pemerintah provinsi seperti Kepala Dinas Pendidikan serta Rektor Universitas Jambi Prof. Johni Najwan, SH, M.H, Ph.D di ruang VIP Bandara Sultan Thaha Saifuddin.

Dalam kunjungan yang beragendakan evaluasi penerimaan mahasiswa baru tahun 2019 di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ini komisi pendidikan DPR akan melakukan pertemuan dengan Rektor Universitas Jambi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, L2Dikti Wilayah X dengan didampingi Gubernur Jambi dan Direktur Kemenristekdikti.

SAH sendiri ketika dikonfirmasi di sela – sela acara menjelaskan kunjungan kerja spesifik Komisi X ke Provinsi Jambi di lakukan dalam rangka mencari masukan dalam perluasan kesempatan masyarakat untuk mengakses perguruan tinggi negeri, termasuk peningkatan kualitas PTN di Provinsi Jambi agar bisa masuk 25 nasional di tahun mendatang.

Menurutnya kendaraan Universitas Jambi sebagai satu – satunya Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dibawah Kemenristekdikti memerlukan banyak dukungan demi kemajuan yang diharapkan.

“Pertemuan hari ini sebenarnya merupakan pintu masuk bagi Provinsi Jambi dalam hal ini pemerintah provinsi dan Universitas Jambi untuk melakukan berbagai peningkatan dalam upaya mewujudkan UNJA sebagai perguruan tinggi yang maju, baik dari aspek kualitas, sarana prasarana dan output yang dihasilkan.”

Dimana menurut Anggota DPR daerah pemilihan Provinsi Jambi tersebut peran koordinasi DPR sebagai lembaga legislatif dengan pemerintah daerah perlu ditingkatkan, salah satunya dengan menjembatani komunikasi UNJA dan pemerintah daerah dengan pihak kementerian.

Sehingga apa yang menjadi program, kendala bisa langsung dibicarakan kepada Kemenristekdikti selaku departemen yang menanggani masalah pendidikan tinggi di Indonesia. SAH mengatakan kesempatan untuk bicara seperti ini merupakan sesuatu yang langka, karena mereka langsung datang untuk melihat dan berdiskusi tentang pengembangan PTN di Jambi.

“Benang merah kunjungan ini tetap pada perbaikan pola penerimaan mahasiswa baru yang dapat mendukung profil lulusan PTN yang mempunyai dedikasi dan kecintaan yang tinggi terhadap keilmuan dan mutu,” pungkasnya. (wahyuputra/san/dik)

Print Friendly, PDF & Email