PIMPIN RDP DENGAN PERPUSNAS, SAH MINTA KESEIMBANGAN FUNGSI PENDIDIKAN DAN LAYANAN UMUM PUSTAKA

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) meminta ada keseimbangan antara fungsi pendidikan dan layanan umum yang dilakukan Perpustakaan Nasional.

Karena menurutnya penambahan anggaran yang diminta oleh Perpusnas pada RDP Juni 2019 lalu, bisa saja dilakukan dengan satu catatan ada keseimbangan fungsi pendidikan dan layanan yang dilakukan Perpusnas.

Pernyataan ini disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut ketika memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Perpusnas, Senin, (2/9-2019). RDP mengangkat dua agenda utama, yakni pembahasan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan RKA-KL tahun anggaran 2020, dan pembahasan program – program yang akan di danai DAK.

Rapat diketuai oleh Pimpinan Komisi X Sutan Adil Hendra (SAH) dan diikuti oleh Kepala Perpusnas H. Syarif Bando beserta jajaran struktural dan pustakawan.

Dalam paparannya, Syarif Bando menjelaskan sejumlah capaian keberhasilan Perpusnas di tahun 2018, seperti kenaikan peringkat Indonesia yang berada di urutan 16 dari 30 negara berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Survey World Culture Index perihal kategori lama frekuensi membaca, yakni enam jam per minggu.

Sedangkan, untuk layanan keterbukaan akses informasi (Open Access Information) Perpusnas berada di peringkat pertama, serta menempati peringkat kedua sebagai negara dengan perpustakaan terbanyak di dunia. Atas capaian prestasi tersebut Perpusnas berhasil mendapatkan reward dari Kementerian Keuangan berupa tambahan anggaran sebesar Rp 20 miliar pada 2019.

Pada kesimpulan RDP, diketahui bahwa pagu indikatif RAPBN Perpusnas pada tahun 2020 mengalami penurunan menjadi Rp. 603.943.283.000. Besaran anggaran yang diterima akan dititikberatkan pada fungsi pendidikan dan fungsi pelayanan umum.(wyu/jul/wal)

Print Friendly, PDF & Email