Plt Gubernur Jambi Harus Berani Mengganti Pejabat Tersangkut KPK

H.M. Nasri ST ketika memberikan keterangan kepada reporter brandanews.co.id. Poto/wahyu

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi Fachrori Umar, diharapkan barani untuk mengganti seluruh pejabat yang tersangkut operasi tangkap tangan kasus suap (OTT), dan kasus gratifikasi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Demikian, kata Ketua BPD Gabungan Ahli Tenaga Teknik Indonesia (Gatensi) H.M. Nasri ST, dan juga merupakan Wakil Ketua I Gapensi Jambi kepada reporter brandanews.co.id, Kamis (12/4-2018).

Menurut Bujang Nasri, demikian Ia akrab disapa, sudah semestinya pejabat yang tersangkut kasus korupsi yang ditangani KPK sekarang ini, supaya segera diganti sehingga pejabat tersebut bisa berkonsentrasi menghadapi proses hukum di KPK tersebut.

Sebab. Dikatakan Nasri, jika mereka tidak segera diganti tentu bukan tidak mungkin akan mengganggu kinerjanya dalam melaksanakan pembangunan yang diprogramkan Jambi Tuntas.

“Plt Gubernur Jambi, sudah selayaknya untuk mengganti pejabat – pejabat yang tersangkut dalam proses hukum di KPK, dan ini bertujuan supaya tidak menghambat kinerja pembangunan Jambi Tuntas,” terang Nasri.

Disamping itu, Nasri juga mengingatkan, pergantian terhadap pejabat tersebut juga harus digantikan dengan pejabat yang memiliki keahlian yang sama.

Sebab, jangan nanti justru pejabat yang memahami bidang infrastruktur malah diganti dengan pejabat yang mengetahui soal kelistrikan, dan begitu juga dengan pejabat yang lainnya bisa berabe seperti yang terjadi sebelumnya.

Selanjutnya, Nasri dalam keterangannya mengatakan, menyangkut soal pelelangan proyek yang dibiayai APBD Jambi, Plt Gubernur  Jambi juga harus ekstra hati- hati, dan ini tentu dapat dilakukan agar proses pelelangan didampingi  TP4D.

Misalnya saja, soal proyek infrastruktur, dalam prosesnya pendampingan TP4D harus dimulai saat perencanaan  hingga dilakukannya serah terima pekerjaan. “Sehingga kedepannya tidak ada lagi kasus – kasus korupsi yang terjadi di Jambi,” ujar Bujang Nasri. (sal/pon/jul)

Print Friendly, PDF & Email