BRANDANEWS.CO.ID – Adri SH, MH, selaku penasihat hukum korban pelecehan sesual Elvina Meriza (38) yang dilaporkan suaminya Janliardi di Polres Merangin, 3 Juli 2017 lalu, terhadap Bupati Merangin berinisial  AH, diharapkan kasus yang sekarang diambil alih Polda Jambi, supaya pihak penyidik berkerja profesional dalam mengungkap kasus itu.
 
Dalam keterangannya kepada reporter brandanews.co.id, Minggu (16/7-2017), Adri menjelaskan, berselang kasus itu dilaporkan kliennya ke Polres Merangin dan berselang beberapa hari setelah itu kasus tersebut di ambil alih Polda Jambi, hingga saat ini, selain saksi pelapor maupun saksi lainnya belum dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polda Jambi yang menangani kasus itu.
 
Kami berharap, kata Adri SH, MH, pihak penyidik Polda Jambi supaya segera melakukan pemeriksaan terhadap pelapor, maupun saksi pelapor kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan Bupati Merangin AH tersebut.
 
“|Atas nama penasehat hukum pelapor, berharap penyidik Polda Jambi segera melakukan penyidikan, tentu tidak saja memeriksaan terhadap pelapor maupun sejumlah saksi pelapor, tentunya  juga terhadap yang terlapor Bupati Merangin Ah,” kata Adri SH, MH yang dihubungi melalui ponselnya.
 
Selaku penasihat hukum Elvina Meriza dan suaminya Janliari, dikatakan Ardi SH, MH, dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan Bupati Merangin AH, supaya segera dapat dilimpahkan ke Pengadilan, sehingga kasus itu nantinya tidak menjadi konsumsi politik menghadapi Pilkada Merangin.
 
Selanjutnya Advokat Senior  Adri SH, MH, dalam keterangannya membeberkan, dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan terlapor Bupati Merangin AH, memiliki enam alat bukti yang sudah diserahkan kliennya, dengan demikian alat – alat bukti itu nantinya akan dapat dijadikan pertimbangan hukum di pengadilan.
 
“Ada sebanyak enam alat bukti yang sudah dimiliki untuk menjerat Bupati Merangin HA terkait kasus pelecehan seksual yang dilakukan terhadap kliennya Elvina Meriza seperti yang dilaporkan suaminya Janliardi di Polres Merangin  sebelumnya,” ungkap Ardi SH, MH.
 
Menyikapi soal sikap terlapor Bupati Merangin AH, dan selanjutnya mengatakan akan ‘buka – bukaan’ terkait laporan polisi yang dilakukan Janliardi suami Elvina Meriza kepada pihak kepolisian itu, dikatakan Adri SH, MH, silahkan saja terlapor Bupati Merangin AH kalau mau buka – bukaan dalam kasus itu.
 
“Silahkan AH kalau mau mengungkapkan kasus itu secara jujur dan benar, sehingga nantinya dibuktikan melalui bukti – bukti yang ada dimiliki kliennya itu,” kata Adri SH, MH.
 
Selaku penasihat hukum pelapor, terang Adri SH, MH, Ia sudah mempertanyakan penanganan kasus itu di Polda Jambi belum lama ini, dan dibenarkan kasus itu sudah diambil alih Polda Jambi dari Polres Merangin.
 
Disamping itu, Adri SH, MH, juga mengungkapkan terkait permintaanbrandanews.co.id, untuk menggelar wawancara khusus kepada pelapor Elvina Meriza maupun kepada suaminya,  karena dianggap kasus pelecehan seksual yang menyeret nama Bupati Merangin AH kental bernuansa pemerasan, dikatakan Adri SH. MH, selaku penasihat hukumnya tidaklah merasa keberatan.
 
“Saya akan mengatur wawancara reporter brandanews.co.id kepada kiliennya sehingga nantinya kasus pelecehan seksual yang disangkakan terhadap Bupati Merangin itu dapat terungkap dengan apa yang terjadi sebenarnya,” kata Adri,  sembari berharap pemberitaan itu bertujuan untuk mengungkap kebenaran, seperti apa sebenarnya kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan Bupati Merangin itu terhadap kliennya. (sal/wik/cin)
SHARE
Previous articleFraksi PKB Desak Walikota Jambi Segera Tutup Tempat Hiburan Malam ‘PoD’ Tanpa Ijin
Next articleGAWAT, SMPN 25 Kota Jambi Ganti Bendera Merah Putih
Mengungkap fakta, bukan sekedar Opini!! Apapun yang termuat dalam brita di brandanews.co.id merupalan berita yang dikirim dari reporter dan sudah disetujui oleh redaksi untuk dimuat, segala macam pemberitaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab reporter dan redaksi, admin hanya bertugas untuk menyunting kata, meng edit foto dan peng uploadnya ke website brandanews.co.id dan apabila ada kesalahan dalam pemberitaan akan segera dikoordinasikan dengan redaksi untuk ditindaklanjuti dan dipublikasikan atas kesalahan tersebut atau akan dicabut pemberitaanya. kritik dan saran bisa disampaikan melalui email : [email protected]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *