Polres Tanjabtim Dalami Putusan Lelang Documen Barang Tangkapan 612 Kotak Berisi Ponsel, Camera dan Eelektronik

Kapolres Tanjabtim AKBP Marinus Marantika Sitepu ketika memperlihatkan barang hasil tangkapan saat digelarnya press release di Mapolres, Senin (23/10-2017). poto/noer faisal

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Polisi Resort (Polres) Tanjungjabung Timur (Tanjabtim) terus mendalami surat putusan lelang terhadap 612 kotak barang berisi ponsel, camera, LCD, dan beberapa jenis barang eletronik yang ditangkap pihaknya, Rabu (18/10-2017) oleh jajaran Polsek Berbak di Desa Orang Kayo Hitam.

Kepala Polisi Resort (Kapolres) Tanjungjabung Timur Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Marinus Marantika Sitepu, usai menggelar press releasedimarkasnya, Senin (23/10-2017) kepada reporter brandanews.co.id mengatakan, pihanya akan terus mendalami surat lelang yang diterbitkan lembaga penegak hukum di Riau yang dijadikan document barang senilai puluhan miliar itu.

Seperti dijelaskan Marinus, ada kecurigaan pihaknya, document lelang yang diterbitkan tahun 2016 itu, dan baru sekarang surat itu dijadikan document untuk membawa barang eletronik tersebut, sedangkan barang – barang itu diangkut melalui kapal kayu masuk melalui perairan Jambi, lantas saat ditangkap pihak kepolisian barang itu sudah berada di dalam dua unit truk PS untuk tujuan Jambi.

Salah satu kotak dari 612 kotak berisi ponsel, camera, LCD dan barang eletronik lainnya yang berhasil ditangkap pihak kepolisian. poto/noer faisal

Pihanya, dikatakan Marinus Marantika Sitepu, terus menghibau pemilik barang yang dituju untuk supaya datang ke Mapolres Tanjabtim dengan membawa document lain, termasuk surat lelang karena surat lelang yang berhasil ditemukan merupakan foto copy.

“Pemilik barang itu supaya datang ke Mapolres, dengan membawa document barang yang bukan foto copy termasuk surat lelangnya,” kata Marinus, sembari mengatakan pihak kepolisian tidak akan mempersulit jika documennya lengkap sesuai ketentuannya.

Menurut Ia, jika dalam waktu tertentu pemilik barang tersebut tidak juga datang, pihak kepolisian akan mendalami surat lelang yang dimiliki untuk membawa barang – barang tersebut. “Kalau ternyata barang eletronik yang berada di 612 kotak itu ternyata hasil selundupan tentu sedikitnya negara dirugikan hingga mencapai Rp 6 miliar,” kata Marinus.

Sekarang ini, pihak kepolisian, terang Marinus, sudah melepas sopir dan kernek yang mengakut barang tersebut, tetapi pihaknya masih mengamankan dua unit truk dan barang – barang berisi di 612 kotak itu.

Selanjutnya, AKBP Marinus Marantika Sitepu mengakui, Kabupaten Tanjungjabung Timur merupakan salah satu daerah di Provinsi Jambi yang paling rawan tindak kejahatan penyelundupan, dan ini tentunya tidak terlepas karena daerah ini terdapat puluhan pelabuhan tikus.

“Polres Tanjabtim berkomitmen untuk menindak tegas kejahatan penyelundupan karena merugikan negara yang cukup besar,” ujarnya.

Kapolres Tanjabtim AKBP Marnius Marantika Sitepu ketika dikonfirmasikan reporter brandanews. poto/pono

Hasil pantauan reporter brandanews.co.id, walaupun barang tersebut memiliki surat document lelang yang dikeluarkan tahun 2016, ternyata barang yang berisi dalam kotak tersebut diketahui terdapat IPhone 8 yang produk ini merupakan keluaran tahun 2017. (noer faisal)

Print Friendly, PDF & Email