PT RJS Sanggah Proyek Senilai Rp 4,5 Miliar di BWSS VI

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi– PT Rogantina Jaya Sakti (RJS) mengajukan sanggah, terkait penetapan pemenang tender proyek revitalisasi Danau Kerinci di Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI yang dibiayai APBN tahun 2018, senilai Rp 4, 5 miliar.

Robert Pardede dalam keterangannya kepada reporterbrandanews.co.id, Minggu (11/2-2018) mengatakan, PT RJS yang merupakan perusahaannya itu, mengajukan sanggahan kepada pihak kelompok kerja (pokja) ULP Jambi, terkait PT Brenda Sunas yang dimenangkan dalam tender proyek tersebut.

Sebab menurut Robert, kuat dugaan pihaknya sudah terjadi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang dilakukan pihak Pokja, dan ini terlihat secara jelas bahwa PT Brenda Sunas yang dimenangkan dalam proses tender itu, dengan harga penawaran terkoreksi Rp 4. 274.028. 00 (94, 97 persen dari HPS, yakni Rp 4.500. 000.000.

Ini jelas, terang Robert, bahwa harga penawaran tersebut adalah harga persekongkolan dan persaingan usaha tidak sehat, terbukti harga penawaran yang diajukan PT Brenda Sunas sangat mendekati HPS 94,97 persen.

“Perusahaan tersebut bersama – sama dengan Pokja telah melawan hukum, menyalah gunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara, atau tujuan suatu korporasi untuk tujuan menguntungkan diri sendiri, atau orang lain,” ujar Robert.

Kita tidak habis fikir, terang Robert, di tengah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengusut kasus suap RAPBD Jambi 2018, dan kasus gratifikasi di Provinsi Jambi yang cukup menghebohkan itu, masih saja ada pejabat yang nekat melakukan KKN.

Untuk mencegah dan menghindari KKN sesuai anjuran KPK, serta program Kepala Kejaksaan Agung (Kajagung) yang bertema ‘AKUR’ (Ayo Kawal Uang Rakyat), disebutkan Robert, pihaknya mendesak agar tender proyek revitalisasi Danau Kerinci diusut. (sal/jul/dik)