Puluhan ‘Pelabuhan Tikus’ Masih Beroperasi di Wilayah Pantai Timur Jambi  

0
475
Bawang merah hasil selundupan yang berhasil ditangkap pihak kepolisian di Perairan Jambi beberapa waktu lalu. poto ist
BRANDANEWS.CO.ID – Puluhan ‘pelabuhan tikus’ masih terus beroperasi di wilayah Pantai Timur Jambi, seperti yang ada di Kabupaten Tanjungjabung Barat dan Kabupaten Tanjungjabung Timur, Provinsi Jambi.
 
Dilaporkan, keberadaan pelabuhan illegal yang sudah beroperasi cukup lama itu, telah dijadikan sebagai pintu gerbang masuknya barang – barang hasil selundupan, seperti sembako, onderdil kendaraan, bahkan ada kalanya juga masuk mobil mewah bekas dan narkoba.
 
Bahkan, belum lama ini dihebohkan dengan tertangkapnya pelaku pembunuhan terhadap dua warga negara Singapura, Khasanah (41) di Kota Kuala Tungkal. Informasi yang diperoleh, Khasanah (41) warga asal Kebumen, Jawa Tengah, membunuh majikannya, Mr Chia Ngim Fong (79) dan Cin Sek Fa (78) di Singapura (21/6-2017) lalu.
 
Kabarnya, seperti diberitakan sejumlah media di Singapura, Khasanah yang merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang selama ini bekerja di negara itu dengan berganti majikan, keluar dari Singapura secara illegal dengan bersembunyi di dalam kamar mesin kapal.
 
Khasana berhasil ditangkap pihak Polisi Resort (Polres) Tanjungjabung Barat di salah satu hotel tempatnya menginap di Kuala Tungkal, Rabu (28/6-2017), dan sekarang pelaku sudah diterbangkan ke Mabes Polri Jakarta guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
 
Menurut Rudin Hamdi (52) salah seorang nelayan di Kuala Tungkal kepada reporterbrandanews.co.id, Senin (3/7-2017), keberadan pelabuhan tikus sudah cukup lama dijadikan pintu masuk kejahatan penyelundupan.
 
“ Tetapi kalau ditanya apakah Khasanah masuk ke Kuala Tungkal melalui pelabuhan tikus itu,  ada kaitannya dengan pelabuhan illegal tersebut dirinya tidak tau,” kata Rudin Hamdi.
 
Kalau itu, saya tidak tau, Kata Rudin Hamdi, tetapi kalau ditanyai apakah daerah ini memiliki pelabuhan tikus tentu jumlahnya ada puluhan banyaknya. (sal/jul/pon)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *