Ratusan Orang Lagi Kabarnya Bakal Diperiksa KPK, Ini Kata Hasan Gondrong: Wagub Jambi Belum Tentu Aman

Ilustrasi

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Koordinator Gerakan Rakyat Korban Kebijakan (GRAKK) H Hasan, atau yang akrab disapa Hasan Gondrong mengungkapkan, kabarnya bakal ada ratusan orang lagi yang bakal diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus suap pengesahaan  RAPBD Jambi 2018, dan kasus gratifikasi yang melibatkan Gubernur Jambi Zumi Zola yang saat ini sudah ditahan KPK.

Kalau hari ini, Jum’at (13/4-2018), KPK, kata Hasan, melakukan pemeriksaan sebagai saksi kasus korupsi yang melibatkan Gubernur Jambi Zumi Zola, yakni Karyadi berlatar belakang pengusaha, Suarto yang merupakan Direktur PT Nai Adhipati  Anom, Furqon, Direktur PT Sarang Teknik Canggih, Cecep Suryana, pengusaha dan Endria Putra, Ketua LPJKD Jambi, dan Widiantoro, Direktur PT Bintang Mega Raksa, jumlah saksi yang akan diperiksa selanjutnya akan bertambah.

Informasi yang kami peroleh, dikatakan Hasan, tidak tertutup kemungkinan ada ratusan tidak saja pengusaha, tetapi pihak – pihak lain yang akan diperiksa KPK dalam waktu dekat terkait kasus suap OTT KPK dan kasus korupsi yang melibatkan Zumi Zola.

“Jumlah saksi akan terus bertambah yang bakal diperiksa KPK, dan ini tentunya terkait aliran dana baik untuk kasus suap pengesahaan RAPBD Jambi, maupun kasus korupsi yang menjadi kasus gratifikasi itu,” kata Hasan.

Selanjutnya, Hasan juga mengatakan, terkait Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar yang sebelumnya sempat diperiksa KPK dalam kasus suap RAPBD Jambi tersebut, belum bisa dikatakan Fachrori Umar yang sekarang sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi itu sudah dalam posisi aman.

“Selagi kasus suap RAPBD Jambi masih bergulir di KPK, dan kasus gratifikasi juga yang sedang intensif dibangkar KPK, tentu siapapun yang sudah sempat diperiksa KPK sebagai saksi maupun yang belum diperiksa, belum dapat dinyatakan aman, termasuk Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar,” ujar Hasan Gondrong. (sal/pon/wyu)

Print Friendly, PDF & Email