Ratusan Pengemudi Truk Batubara Unjuk Rasa di Batanghari

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Sekitar 300 orang pengemudi truk batubara menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (7/8-2018) sekitar pukul 11:45 Wib, bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Batanghari. Pasalnya, truk bermuatan batubara dilarang melitas pasca terjadinya kecelakaan yang menewaskan salah seorang warga belum lama ini.

Aksi unjuk rasa yang digelar dengan mengenderai puluhan  dam truk itu, seperti dikatakan Kordinator Lapangan (Korlap) Hariyanto alias Toni, aksi unjuk rasa yang mereka lakukan karena adanya larangan tidak diperbolehkan melintas pasca terjadinya kecelakaan lalulintas di Desa Sungai Buluh yang menewaskan salah seorang pelajar SMP di daerah itu.

“Aksi ini merupakan bentuk protes karena adanya larangan tidak diperbolehkan truk batubara melitas pasca terjadinya kecelakaan lalulintas,” terang Toni.

Selanjutnya, dalam aksi unjuk rasa itu, pengemudi truk batubara mendesak agar Peraturan Bupati (Per Bup) yang mengharus mobil batubara melintas diatas pukul 22: 00 Wib, kalau bisa dimundurkan waktunya karena tingkat lakalantas tinggi karena sopir tida ada waktu untuk istirahat.

Masalah PerBup yang mengharuskan mobil batu bara lewat diatas Pukul 22.00 Wib kalau bisa di mundurkan waktunya karena tingkat lakanya tinggi karena sopir tidak ada lagi waktu untuk istirahat

“Secepatnya minta kejelasan sopir batu bara karena kami juga  bayar pajak dan kami manusia butuh makan untuk keluarga,” kata Toni.

Unjuk rasa ratusan pengemudi truk batubara diterima Ketua DPRD Batanghari Mahdan SH, Wakapolres Batanghari Kompol Soekamto di ruang Pola Utama DPRD Batanghari.(sal/wyu/wan)

Print Friendly, PDF & Email