SAH DORONG EKONOMI KREATIF MENJADI PILAR PEREKONOMIAN NASIONAL

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Komisi X DPR RI menilai Indonesia perlu melakukan lompatan dari perekonomian yang sebelumnya mengandalkan  sumberdaya alam dan pertanian, industri, teknologi informasi menjadi perekonomian yang digerakkan oleh industri kreatif.

Pernyataan ini disampaikan Sutan Adil Hendra (SAH) di Senayan Jakarta (13/6-2019) kemarin, menurut Pimpinan Komisi DPR yang membidangi Ekonomi Kreatif ini kreativitas akan mendorong inovasi yang menciptakan nilai tambah lebih tinggi, dan pada saat yang bersamaan ramah lingkungan serta menguatkan citra dan identitas budaya bangsa.

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra ini kontribusi  ekonomi kreatif pada perekonomian nasional semakin nyata. Nilai tambah yang dihasilkan ekonomi kreatif juga mengalami peningkatan setiap tahun.

“Pertumbuhan sektor ekonomi kreatif sekitar 5,76 %. Artinya berada di atas pertumbuhan sektor listrik, gas dan air bersih, pertambangan dan penggalian, pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan, jasa-jasa dan industri pengolahan,” ungkapnya.

Keyakinan DPR akan masa depan sektor ekonomi kreatif inilah yang mendorong pemerintah untuk menjadikan akselator pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.

“DPR berharap Badan Ekonomi Kreatif untuk  segera bekerja dan bekerja, serta berlari cepat untuk memfasilitasi percepatan pembangunan di sektor ekonomi kreatif,” harapnya.

Namun SAH menyadari upaya untuk menggerakkan sektor ekonomi kreatif memerlukan kebersamaan, memerlukan sinergi dari semua pihak pelaku ekonomi kreatif. Salah satunya melalui temu kreatif  nasional yang melibatkan para pelaku industri dan ekonomi kreatif  untuk curah pikiran, curah gagasan, berbagi pengalaman, unjuk kerja, unjuk kreativitas untuk kemajuan sektor ini.

Termasuk di dalamnya sinergi dan kerjasama antara  para inventor dengan para investor. Sinergi ini akan mendorong karya-karya kreatif mendapatkan nilai tambah yang lebih besar, termasuk melakukan inovasi dan kreativitas yang dihasilkan para pelaku industri kreatif tentu memerlukan wadah untuk mengekpresi karya kreatif, pungkasnya.(wyu/jul/san)

Print Friendly, PDF & Email